Sabtu, 2 Agustus 2014

News / Megapolitan

Penganiayaan Berat

Kak Seto Temui Amn

Senin, 20 Februari 2012 | 09:38 WIB

DEPOK, KOMPAS.com — Pemerhati masalah anak, Seto Mulyadi, berencana menemui tersangka penganiayaan berat terhadap temannya sendiri, Amn (13), di Depok, Senin (20/2/2012). Pertemuan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi psikologis anak yang melakukan kekejian itu.

Seto juga akan memberi masukan terkait penanganan terhadap Amn. ”Saya diundang untuk datang. Saya akan temui langsung kondisi tersangka. Menurut saya, perlu penanganan khusus agar tidak ada masalah baru setelah penanganan di kepolisian,” tutur Seto.

Rencananya, Seto akan tiba di Markas Kepolisian Resor Kota Depok sekitar pukul 11.00. Seto bertemu Kepala Polres Kota Depok Komisaris Mulyadi Kaharni dan penyidik.

Kemudian Seto bergerak ke Markas Polsek Cimanggis, tempat Amn menjalani penahanan.

Amn, siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Cinere, menikam teman sekelasnya, Saiful M (12), sebelum berangkat sekolah, Jumat (17/2) lalu. Saiful ditemukan hampir tewas di selokan Perumahan Bukit Cinere Indah dengan delapan luka tusukan dan usus terburai.

Pemicu penusukan ini adalah pencurian telepon seluler (ponsel) milik Saiful yang dilakukan Amn dan dua rekannya. Saiful meminta ponselnya dikembalikan, tetapi Amn menolak karena uang hasil penjualan barang curian itu sudah habis. Tidak tahan dengan tagihan Saiful, Amn menikam temannya itu.


Penulis: Andy Riza Hidayat
Editor : Marcus Suprihadi