Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 05:52 WIB
Dua Korban Jembatan Ambruk Ditemukan di Cisadane
| I Made Asdhiana | Kamis, 23 Februari 2012 | 19:54 WIB
|
Share:
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO Jembatan kayu Sungai Cihideung , Desa Cibanteng, Ciampea, Kabupaten Bogor ambruk di terjang arus deras Minggu (19/2/2012). Musibah ini menyebabkan 22 warga yang sedang menyeberang jembatan terjatuh kesungai, 14 di antaranya berhasil diselamatkan.

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah empat hari pencarian, tim SAR gabungan akhirnya menemukan dua korban terakhir ambruknya titian di Cihideung, Kampung Cibanteng Pabuaran, Ciampea, Kabupaten Bogor. Kondisi kedua jenazah sudah tak bisa dikenali.

Kedua korban itu ditemukan di Pintu 10 Kali Cisadane, Tangerang. Sekarang masih diidentifikasi.
-- Yos Sudarso

"Kedua korban itu ditemukan di Pintu 10 Kali Cisadane, Tangerang. Sekarang masih diidentifikasi," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Yos Sudarso kepada Tribunnews.com di Jakarta, Kamis (23/2/2012).

Menurut Yos, kedua korban itu diduga adalah Zahra (6) dan Dini (9) jika benar dari arus Sungai Cihideung. Keluarga kini sedang mengidentifikasi keduanya di rumah sakit di Tangerang. Dari laporan tim di lapangan, kedua anak ini diperkirakan di bawah 10 tahun.

Dengan ditemukannya Zahra dan Dini, korban titian Cihideung lengkap tujuh orang.

Sebelumnya, tim SAR gabungan sudah menemukan lebih dulu Umamah (35), Eka (9), Rafi (5), Apoy (9), dan Tiara (10). Pemerintah Kabupaten Bogor berjanji akan memberikan santunan kepada keluarga korban.
(Yogi Gustaman) 

Sumber :