JAKARTA, KOMPAS.com - Delapan orang yang mengaku polisi merampok mobil Toyota Inova dan membuang pemiliknya, Obed (29), di kebun kosong di Sentul City, Bogor, Rabu petang lalu. Delapan perampok itu semuanya bersenjata pistol.
Obet, seusai melapor ke Polsek Metro Cilandak, Kamis (23/2/2012), menuturkan, perampok datang menggunakan satu Avanza warna hitam. Saat itu Obet dan dua temannya berada di halaman parkir di Rumah Makan Martabak Bandung di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan.
"Para pelaku menyergap saya dan mengatakan 'Kami polisi. Kamu pencuri mobil ini. Ayo ikut ke kantor'. Saya disuruh masuk ke mobil. Dua teman saya ditinggal di halaman parkir. Di tengah jalan, setir mobil diambil alih rampok," kata Obet.
Di dalam mobil yang bergerak masuk ke tol, para pelaku menyiksa Obet. Mata dan mulut korban dibekap dengan plakban dan kaki tangan diikat tali rafia. Dalam keadaan tidak berdaya itu, korban diturunkan di sebuah kebun kosong, yang ternyata di kawasan Sentul City.
"Di dalam mobil saya digetok pakai gagang pistol. Saya juga disiksa dengan setrum yang keluar dari pistol seorang pelaku," katanya.
Mobil korban yang dirampas adalah Toyota Inova warna abu-abu metalik dengan nomor polisi B 2908 TM. STNK (surat tanda nomor kendaraan) atas nama Safifah, ibu korban. Perampok juga merampas tiga telepon seluler dan mengambil uang tunai milik korban Rp 1,5 juta.
Perampokan itu terjadi ketika Obed dan dua temannya, Rafael dan Joe, baru selesai makan di restoran itu. Mereka saat itu hendak pulang ke rumah di Bidakara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur.
