Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 05:57 WIB
Pemilik Toko Emas Belum Hitung Kerugian
| Kistyarini | Sabtu, 25 Februari 2012 | 12:19 WIB
|
Share:
Andy Riza Hidayat/KOMPAS Lokasi perampokan toko emas di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (24/2).

TANGERANG, KOMPAS.com - Kapolsek Metro Ciputat, Kompol Alip, menyatakan masih bisa belum menghitung kerugian yang diakibatkan dari perisiwa perampokan empat toko emas di Pasar Ciputat pada Jumat siang (23/02/2012).

Kepada wartawan, Sabtu (24/2/2012), Alip mengatakan para korban yang di antaranya para pemilik Toko Mas 24, Sinar Abadi, Subur Jaya dan Ciputat Jaya masih trauma atas kejadian itu.  "Para korban belum bisa menghitung berapa kerugiannya," katanya.

Dalam kasus itu, ia sudah memeriksa setidaknya tujuh orang saksi, termasuk para pemilik yang menjadi korban, warga sekitar dan supir angkot yang sempat diculik pelaku.

Sementara itu, Ajan (57), pemilik Toko Mas 24, saat ditemui di Mapolsek Ciputat kemarin, mengatakan bahwa kerugian yang dialaminya tidak mencapai Rp 1 miliar. "Di bawah itulah, tapi separuh barang dagangan saya diambil (perampok)," terangnya.

Hal yang sama dituturkan Santoso, pemilik Subur Jaya. Santoso menuturkan, dia belum bisa menghitung jumlah kerugian yang dideritanya akibat perampokan itu. Yang pasti, ujarnya, selain menggasak emas, pelaku juga menghancurkan etalase tokonya.

Sumber :