Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 05:57 WIB
Perampokan Toko Emas di Ciputat
Perampokan Diduga Terkait Jaringan Teroris
Ratih Prahesti Sudarsono | Agus Mulyadi | Sabtu, 25 Februari 2012 | 15:21 WIB
|
Share:
Kompas/Ambrosius Harto Manumoyoso Sepeda motor yang diduga dipakai oleh komplotan perampok toko emas di Pasar Ciputat, masih berada di kantor Kepolisian Sektor Ciputat, Sabtu (25/2/2012).

JAKARTA, KOMPAS.com -  Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Toni Harmanto, menduga enam pelaku perampokan toko emas di Ciputat adalah residivis. Mereka kemungkinan terlibat jaringan teroris.

Di antara mereka ada yang residivis, untuk kasus perampokan sejenis. Mereka teridentivikasi dari modus melakukan kejahatannya. - Toni Harmanto

"Enam pelaku sudah bisa kami identifikasi. Di antara mereka ada yang residivis, untuk kasus perampokan sejenis. Mereka teridentivikasi dari modus melakukan kejahatannya," ucap Tono, Sabtu (25/2/2012).

Ia membenarkan, untuk mengungkapan dan pengejaran para tersangka, tim dari Densus 88 juga dilibatkan. Kejahatan terorisme juga beriringan dengan kejahatan perampokan. "Ada indikasi perampokan di Ciputat terkait jaringan terorisme," katanya.

Dua orang yang Jumat kemarin ditangkap, menurut Toni Harmanto belum tentu terlibat perampokan. Keduanya masih menjalani pemeriksaan.