Kamis, 23 Oktober 2014

News / Megapolitan

Kalau Gratis Tiap Hari, Saya Pindah Naik Transjakarta

Minggu, 26 Februari 2012 | 20:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Transportasi masal yang murah, nyaman dan aman tentu menjadi impian tiap masyarakat di suatu kota, apalagi di Jakarta yang tingkat kemacetan dan permasalahan kepadatan penduduknya sudah memprihatinkan. Walaupun cuma satu hari, program gratis naik Transjakarta yang dilaksanakan hari ini oleh Badan Layanan Umum Transjakarta pun mendapat apresiasi dari masyarakat.

Diantara mereka bahkan bermimpi pemerintah akan menggratiskan salah satu harapan transportasi masal Jakarta tersebut. "Kalau gua sih karena tempat kerja gua dilewatin sama Transjakarta, ya gua bakal naik itu terus, capek juga kalo tiap hari, mesti naik motor," ujar Purwanto (26), warga Pondok Gede, Jakarta Timur di Shelter Ragunan, Minggu (26/2/2012).

Selama ini, ia mengaku terpaksa berlelah-lelah menggunakan kendaraan roda dua selama satu jam dalam menempuh jalan ke tempat kerjanya di daerah Warung Buncit, Jakarta Selatan. Meski demikian, ia mengaku ragu berpindah ke moda transportasi Transjakarta mengingat kondisinya yang tak nyaman. "Kalau denger temen yang pulang naik Transjakarta, aduh nyerah deh. Udah nggak dapet tempat duduk kalo jam kerja, kitanya juga capek pulang kerja, mending bermacet-macet naik motor lah," lanjutnya.

Hal senada juga diungkapkan Ari Arnold (23), mahasiswa Universitas Atma Jaya yang tengah berlibur bersama keluarganya di Kebun Binatang Ragunan. "Wah, kalau gratis tiap hari, atau paling nggak pelayanannya bagus deh, mending saya pindah naik Transjakarta aja setiap hari," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Layanan Umum Transjakarta, Muhammad Akbar mencanangkan program gratis naik bus Transjakarta yang berlaku khusus hari ini akan dilanjutkan menjadi program tahunan. Akbar mengharapkan, adanya program gratis ini setiap tahunnya akan dapat mengajak warga Jakarta menggunakan transportasi umum dan meninggalkan kendaraan pribadinya di rumah.

Harapan Purwanto maupun Ari supaya pelayanan moda transportasi Transjakarta menjadi lebih baik mungkin juga menjadi harapan bagi masyarakat Jakarta lainnya.


Penulis: Fabian Januarius Kuwado
Editor : Erlangga Djumena