Kamis, 17 April 2014

News / Megapolitan

Jokowi-Ahok Tak Ingin Terikat Rutinitas

Senin, 19 Maret 2012 | 19:58 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com Joko Widodo dan Basuki Tjahja Purnama resmi terdaftar sebagai pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta yang diusung PDI-P, Partai Gerindra, dan 24 partai nonkursi di DPRD DKI Jakarta. Sebagai calon, Jokowi dan Ahok mencanangkan tekad untuk tidak terikat rutinitas dan pekerjaan monoton di belakang meja.

"Kami memang tidak ingin semua berjalan monoton, terikat rutinas. Kita akan lakukan perubahan," kata Jokowi seusai pendaftaran di Kantor KPU DKI Jakarta, Senin (19/3/2012).

Jokowi menegaskan, jika terpilih ia dan wakilnya akan meluangkan lebih banyak waktu untuk turun ke lapangan, melihat langsung problem Jakarta dari dekat. "Kami akan menyelesaikan masalah Jakarta dengan turun ke lapangan. Kami akan bertemu langsung dan melihat kondisi warga di lapangan," janji Jokowi.

Jokowi optimistis tidak ada kendala dalam pemenuhan persyaratan calon saat pendaftaran. Wali Kota Terbaik tahun 2011 ini juga tidak khawatir dengan para pesaingnya di bursa pencalonan.

Jokowi mengaku optimistis lantaran dirinya bersama Ahok adalah pasangan muda. "Kami pasangan muda. Jokowi muda, Basuki muda. Yang muda lebih mudah lakukan perubahan," kata Jokowi.

Dalam pendaftaran ini, Jokowi-Ahok didampingi sejumlah tokoh kedua partai. Dari PDI-P terlihat Tjahjo Kumolo (Sekjen PDI-P), dan Effendi Simbolon (Ketua Komisi VII DPR RI). Sementara dari Gerindra tampak Prabowo Subiyanto (Ketua Dewan Pembina Gerindra), Fadli Zon (Wakil Ketua DPP Gerindra), dan Ahmad Muzani (Sekjen Gerindra).


Penulis: Imanuel More
Editor : I Made Asdhiana