Jumat, 28 November 2014

News / Megapolitan

Empat Orang Diamankan Terkait Bentrok Bekasi

Selasa, 20 Maret 2012 | 14:32 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com - Aparat Kepolisian Resor Metro Bekasi mengamankan empat orang yang diduga sebagai pelaku dalam bentrokan di perumahan Titian Indah, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medansatria, Bekasi pada Selasa (20/3/2012) pagi ini. Keempatnya masih menjalani pemeriksaan intensif.

"Empat orang diamankan terkait bentrokan di Bekasi. Status mereka masih terperiksa, sekarang ada di Polres Metro Bekasi," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, Selasa (20/3/2012), di Mapolda Metro Jaya.

Rikwanto mengatakan keempat orang itu berasal dari kedua kelompok yakni warga Kampung Rawabambu dan kelompok lain. "Masih belum ada barang bukti yang diamankan," ujar Rikwanto.

Sebelumnya, keributan pecah antar warga asal daerah tertentu dengan warga setempat di Perumahan Titian Indah, Kalibaru pada Senin (19/3/2012) sekitar pukul 23.00. Keributan ini diawali pada Minggu (18/3/2012) malam ketika seorang pria membeli ninuman keras di sebuah warung, lalu membuat onar di Kampung Rawabambu.

Karena kesal, seorang warga setempat lalu memukul pria itu dengan botol saos, hingga korban luka-luka di kepalanya. Melihat temannya luka, sejumlah pria dari daerah yang sama melakukan sweeping. Dalam sweeping itu, seorang warga setempat, Septian Yahya Saputra (19), kena bacok di punggung, kepala, dan tangan kirinya.

Pemuda tanggung itu kini masih dalam perawatan di RS Ananda, Kota Bekasi. Melihat warganya semaput, sekitar 200 warga dari Kampung Rawabambu melakukan serangan balik ke kelompok pria yang tinggal di Perumahan Titian Indah pada Senin tengah malam.

Keributan berlanjut sampai Selasa pagi ini. Satu motor dan satu mobil dibakar massa, yang diduga salah sasaran. Satu orang korban luka juga di bawa ke RSUD Bekasi. "Dari data di lapangan di Bekasi dua orang tewas, dua dibawa ke rumah sakit, dan satu orang luka bisa dibawa ke rumah," kata Rikwanto


Penulis: Sabrina Asril
Editor : A. Wisnubrata