Tomcat di Bekasi Jaya, Dulu Malah Lebih Banyak - Kompas.com

Tomcat di Bekasi Jaya, Dulu Malah Lebih Banyak

Kompas.com - 23/03/2012, 19:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Tak hanya di Jawa Timur, serangan tomcat kini juga dilaporkan terjadi di dekat Ibu Kota Jakarta. Misalnya di Rumah Susun (Rusunawa) Bekasi Jaya, di Jalan Raya Baru Underpass, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur.

Namun, bagi penghuni Rusun Bekasi Jaya, serangan tomcat rupanya bukan sesuatu yang baru dan mengagetkan.

"Dari dulu mah tomcat udah banyak, tapi namanya bukan tomcat, cuma serangga-serangga aja bilangnya. Sekarang aja namanya jadi keren," ujar Wawan, penghuni di Rusunawa Bekasi Jaya, Jumat (23/3/2012).

Wawan yang sejak 2011 tinggal di rusun tersebut mengatakan, penyebab banyaknya tomcat kemungkinan berasal dari rawa-rawa yang kini sudah beralih menjadi perumahan.

"Menurut saya sih, tomcat udah lama ada di sini. Karena dulu kan di samping ini rawa kangkung. Sekarang dibangun perumahan," imbuh Wawan.

Ia mengatakan, serangan tomcat malah lebih banyak terjadi sebelum banyak perumahan di sana. Sekarang, saat rawa sudah berubah jadi perumahan, serangan tomcat malah sudah tidak sebanyak dulu.

Hal yang sama terlontar dari petugas satuan pengamanan (satpam) rusunawa, Rahman. "Dulu banyak rawa, jadi tomcat-nya banyak. Sekarang mah ada, cuma jarang, biasanya pas musim hujan aja di tempat yang lembab-lembab," jelas Rahman.

Rusun Bekasi Jaya ada di pinggir Jalan Raya Baru Underpass Bekasi Timur dan dikelilingi oleh ilalang yang cukup tinggi serta jejeran pohon pisang yang berada di belakang rusunawa. Di bagian kanan rusunawa dibangun perumahan yang menurut warga dulu merupakan rawa kangkung. (Theresia Felisiani)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorTri Wahono

    Terkini Lainnya

    Pemimpin Hamas Serukan Umat Islam Dunia Gelar Demo Setiap Jumat

    Pemimpin Hamas Serukan Umat Islam Dunia Gelar Demo Setiap Jumat

    Internasional
    KLHK Temukan 34 Nama Rumah Sakit dan Klinik dari Tumpukan Limbah Medis

    KLHK Temukan 34 Nama Rumah Sakit dan Klinik dari Tumpukan Limbah Medis

    Regional
    Gunung Agung Erupsi, Aktivitas Bantaran Sungai pun Mati

    Gunung Agung Erupsi, Aktivitas Bantaran Sungai pun Mati

    Nasional
    Petugas Kebersihan Bendungan Tercebur, Keberadaannya Masih Ditelusuri

    Petugas Kebersihan Bendungan Tercebur, Keberadaannya Masih Ditelusuri

    Regional
    Jawaban KPK Terkait Hilangnya Tiga Nama Politisi PDI-P di Dakwaan Novanto

    Jawaban KPK Terkait Hilangnya Tiga Nama Politisi PDI-P di Dakwaan Novanto

    Nasional
    65 Korban Banjir di Aceh Utara Masih Mengungsi

    65 Korban Banjir di Aceh Utara Masih Mengungsi

    Regional
    Mengintip Kehidupan Pengungsi yang Terdampak Erupsi Gunung Agung

    Mengintip Kehidupan Pengungsi yang Terdampak Erupsi Gunung Agung

    Nasional
    KPK Dalami Kontrak Jasa Konsultasi dan Pembayaran Komisi di Kasus Suap Dirut Garuda

    KPK Dalami Kontrak Jasa Konsultasi dan Pembayaran Komisi di Kasus Suap Dirut Garuda

    Nasional
    Kisah Pilu Fatima, Penderita Tumor Mata Ganas di Flores yang Hidup Sendiri

    Kisah Pilu Fatima, Penderita Tumor Mata Ganas di Flores yang Hidup Sendiri

    Regional
    Nurdin Abdullah dan Heru Pambudi Raih Bung Hatta Anti-Corruption Award

    Nurdin Abdullah dan Heru Pambudi Raih Bung Hatta Anti-Corruption Award

    Nasional
    Belgia Resmi Tutup Kasus Ekstradisi Pemimpin Tersingkir Catalonia

    Belgia Resmi Tutup Kasus Ekstradisi Pemimpin Tersingkir Catalonia

    Internasional
    Banding PKS Ditolak, Fahri Hamzah Tegaskan Posisinya Tak Bisa Diganggu

    Banding PKS Ditolak, Fahri Hamzah Tegaskan Posisinya Tak Bisa Diganggu

    Nasional
    Tak Lagi Tayangkan Video Rapat, Transparansi di Pemprov DKI Menurun

    Tak Lagi Tayangkan Video Rapat, Transparansi di Pemprov DKI Menurun

    Nasional
    Anies Tak Berkomentar soal Wacana Pemindahan Ibu Kota

    Anies Tak Berkomentar soal Wacana Pemindahan Ibu Kota

    Megapolitan
    Tepis Isu SARA pada Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Disarankan Cari Pendamping dari Santri

    Tepis Isu SARA pada Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Disarankan Cari Pendamping dari Santri

    Regional

    Close Ads X
    Close [X]
    Radio Live Streaming
    Sonora FM • Motion FM • Smart FM