Kamis, 21 Agustus 2014

News / Megapolitan

Demo BBM

Polisi: Demonstran Dilarang Terobos Tol

Kamis, 29 Maret 2012 | 11:49 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Lebih dari 4.000 orang melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) hari ini, Kamis (29/3/2012). Pada aksi sebelumnya, massa sempat mengancam akan menerobos tol pada aksi kali ini untuk menuntut pemerintah tidak menerapkan kebijakan tersebut.

Terkait hal itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto menuturkan, pihaknya sudah melakukan upaya antisipasi. Aparat kepolisian juga melarang siapa pun demonstran untuk menerobos tol.

"Demonstran tidak boleh masuk ke dalam tol. Sudah ada jalur yang ditentukan, dan tidak boleh melewati jalur di luar itu," kata Rikwanto, Kamis (29/3/2012), saat dihubungi wartawan.

Rikwanto mengatakan, hingga kini belum ada indikasi aksi massa menerobos masuk ke dalam tol. Namun, upaya antisipasi tetap dilakukan dengan menempatkan sejumlah petugas di pintu-pintu tol karena tol juga merupakan salah satu obyek vital.

Diberitakan sebelumnya, aksi unjuk rasa akan kembali terjadi hari ini. Lebih dari 4.000 orang demonstran akan melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR, Istana Negara, dan Bundaran Hotel Indonesia. Peserta unjuk rasa terbanyak dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dengan massa sekitar 2.000 orang. Mereka langsung menuju sasaran, yakni gedung DPR, pukul 09.00-17.00.

Kelompok lainnya adalah Hizbut Tahrir Indonesia. Mereka akan mengerahkan massanya sekitar 2.000 sampai 3.000 orang. Kelompok ini akan berunjuk rasa di depan Istana Merdeka pukul 09.00 sampai pukul 12.00.


Penulis: Sabrina Asril
Editor : Hertanto Soebijoto