Minggu, 24 Agustus 2014

News / Megapolitan

Dua Korban di Pondok Aren adalah Terduga Teroris

Jumat, 30 Maret 2012 | 09:40 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal (Pol) M Taufik memastikan, dua korban tewas dalam penggerebekan oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror di Pondok Aren, Tangerang Selatan, Jumat (30/3/2012) dini hari tadi, adalah terduga teroris.

Saat ini tim Densus 88 tersebut masih melakukan olah tempat kejadian penangkapan. Saat dihubungi melalui saluran telepon, ia membenarkan adanya penangkapan tersebut. Namun, saat ini belum dapat disampaikan identitas kedua terduga teroris itu. "Saat ini Densus 88 masih di TKP. Dari informasi sementara ada dua orang yang ditangkap. Inisialnya belum ya. Nanti menunggu informasi selanjutnya dari hasil olah TKP," ujar Taufik.

Taufik juga mengaku belum tahu dari kelompok mana dua teroris itu. Densus 88 Antiteror, kata dia, telah memantau mereka sejak beberapa hari sebelumnya.

Sementara itu, saat dihubungi di waktu yang berbeda, Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Saud Usman Nasution mengatakan, Densus 88 Antiteror juga tengah melakukan penangkapan pada sejumlah orang di Bekasi. Belum diketahui apakah mereka adalah terduga teroris atau bukan.

Dugaan sementara, mereka terkait dengan pembacokan dua anggota Sabhara Kepolisian Sektor Setu, Kabupaten Bekasi, Brigadir Ery Sasongko dan Brigadir Jaka, Minggu (25/3/2012) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB di Jalan Kampung Jati, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. "Saya masih menunggu kabar dari Wakadensus 88 Antiteror. Saat ini memang ada penegakan hukum di sana oleh Densus 88. Nanti akan diinformasikan lebih lanjut data lengkapnya," tegas Saud.


Penulis: Maria Natalia
Editor : Glori K. Wadrianto