Rabu, 27 Agustus 2014

News / Megapolitan

Korban Sudah Tiga Bulan Tinggal Bersama WN Jepang

Selasa, 3 April 2012 | 14:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Korban tewas dengan 27 luka tusuk di Apartemen Crown Court Executive Condominium, Cikarang Selatan, Bekasi, diketahui bernama Amyasi alias Dini (32). Dia seorang warga Subang, Jawa Barat. Dini diketahui sudah tiga bulan tinggal bersama kekasihnya, Kemijo, di apartemen tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bekasi Kabupaten, Komisaris Dedy Murti, Selasa (3/4/2012), saat dihubungi wartawan. "Korban memang tinggal di situ sudah cukup lama. Sudah sekitar tiga bulan," ujarnya.

Dedy menjelaskan, antara korban dan Kemijo tidak terikat hubungan pernikahan. Hingga saat ini polisi tidak menemukan adanya buku nikah. "Korban itu sering main dan tinggal di apartemen milik Kemijo yang warga Jepang. Tapi tidak ada buku nikahnya," tutur Dedy.

Saat peristiwa pembunuhan terjadi pada Senin (2/4/2012) pagi, Kemijo lah yang menjadi orang pertama yang menemukan jasad Dini tergeletak di depan kamar mandi dengan tubuh bersimbah darah. Berdasarkan penuturan Kemijo ke penyidik, pria itu mengaku tidak mendengar adanya suara gaduh dari dalam kamar. Demikian pula dengan keterangan sejumlah saksi seperti tetangga Kemijo.

"Untuk saat ini, tidak ada yang tahu ada keributan atau suara gaduh di dalam kamar apartemen itu," ungkap Dedy.

Saat ini, aparat kepolisian juga masih mengembangkan penyidikan untuk mengejar pelaku. Polisi juga membuka segala kemungkinan untuk membongkar motif dari pembunuhan sadis ini. Ada sekitar 7 orang saksi yang diperiksa aparat kepolisian, mulai dari saksi kunci Kemijo, tetangga, dan sekuriti apartemen.

"Dari keterangan Kemijo yang pertama kali menemukan korban, tidak ada yang mencurigakan. Korban juga tidak punya masalah dengan Kemijo, sehingga penyidikan masih terus dikembangkan," ujar Dedy.

Diberitakan sebelumnya, Amyasih alias Dini (31) ditemukan tewas dengan 27 luka tusuk di Apartemen Crown Court Executive Condominium, Cikarang Selatan, Bekasi, Senin (2/4/2012) pagi. Jasad perempuan malang itu ditemukan oleh kekasihnya, Kemijo, warga negara Jepang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Humas Polda Metro Jaya, perempuan itu menginap di apartemen Kamijo sejak Sabtu (31/3/2012) malam. Pada Senin (2/4/2012) pagi sekitar pukul 07.00 WIB, Kemijo pamit ke Dini untuk berangkat kerja. Namun, saat kembali ke apartemen pada pukul 10.00 untuk mengambil barang yang tertinggal, Kemijo justru dikejutkan dengan kucuran darah yang mengalir dari tubuh Dini yang sudah tak bernyawa lagi. Kini, jasad Dini sudah dievakuasi ke RS Polri Sukanto, Kramat Jati.


Penulis: Sabrina Asril
Editor : Hertanto Soebijoto