Kamis, 24 Juli 2014

News / Megapolitan

Foke: Ulah Geng Motor Merusak Citra Klub Resmi

Minggu, 15 April 2012 | 20:43 WIB

Berita terkait

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, menyayangkan aksi brutal yang dilakukan geng motor beberapa hari belakangan ini.

Menurutnya, ulah geng motor itu telah mencoreng klub-klub motor resmi yang selama ini menjadi mitra polisi dan pemerintah daerah.

Hal tersebut diungkapkan Foke, sapaan akrab Fauzi, pada Minggu (13/4/2012), usai acara bursa mobil bekasi di Parkir Timur Senayan, Jakarta.

"Dari klub-klub motor seperti Bhayangkara ini seakan-akan merusak citra dengan adanya oknum yang mengatasnamakan geng motor," ungkap Foke.

Padahal, kata Foke, klub-klub motor yang berkegiatan positif itu selama ini sudah membantu masyarakat. Salah satunya adalah menjadi mitra kepolisian dan pemerintah daerah dalam memberikan sosialisasi disiplin berlalu lintas.

"Oleh karena itu, kami sepakat dengan Kapolda dan pimpinan pemerintahan di DKI Jakarta ini untuk menegakkan peraturan secara konsekuen," paparnya.

Menurut Foke, tidak hanya peraturan lalu lintas saja yang perlu ditegakkan tetapi juga hukum pidana umum.

"Kami tidak pandang bulu, siapa pun kami akan berlakukan dan kenakan sanksi hukuman atas tindak pidana kriminal yang berlaku," ucapnya.

Pemerintah kota mulai berkoordinasi dengan Kepolisian Resor di wilayah masing-masing untuk mengamankan wilayahnya dari ancaman geng motor.

Selain itu, Foke mengatakan klub-klub motor juga membantu untuk memberikan informasi apapun atas potensi yang dianggap mengganggu masyarakat.

Sebelumnya, warga Jakarta dikhawatirkan dengan aksi geng motor yang beraksi di 10 lokasi di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara dalam dua pekan belakangan ini.

Geng motor itu menggunakan cat putih di kedua pipinya dan berjaket hitam. Mereka menyerang sejumlah lokasi di mana para muda-mudi berkumpul.

Sebanyak tiga orang pemuda tewas dalam aksi penyerangan brutal, sementara belasan orang lainnya terluka.


Penulis: Sabrina Asril
Editor : Tri Wahono