Selasa, 2 September 2014

News / Megapolitan

Albert Tak Ingat Sosok Penyerang Arifin

Senin, 16 April 2012 | 20:45 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com - Albert, rekan kelasi Arifin, diperiksa penyidik Polres Metro Jakarta Utara pada Senin (16/4/2012) di markas TNI Angkatan Laut. Dari hasil pemeriksaan itu, Albert mengaku tidak ingat akan sosok penyerang Arifin.

"Sudah diperiksa tadi di markasnya. Dia bilang, begitu Arifin dikeroyok, dia menghindar jauh meninggalkan Arifin. Ceritanya serupa dengan saksi-saksi lain," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Senin malam, di Mapolda Metro Jaya.

Saat ditanya lebih lanjut soal ciri-ciri para pelaku, Albert mengaku tidak tahu-menahu. Kepada penyidik, kelasi tersebut mengaku sama sekali tidak tahu ciri-ciri pelaku karena langsung kabur sebelum rekannya dikeroyok.

Rikwanto mengatakan, pemeriksaan terhadap Albert dianggap sudah cukup. Namun, polisi akan kembali memeriksanya jika masih memerlukan keterangan lebih lanjut. "Kalau memang diperlukan akan diperiksa lagi. Kami akan kerja sama dengan Pom TNI," ujarnya.

Dalam kesempatan sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan TNI AL Laksama Untung Suropati menjelaskan bahwa Arifin berboncengan sepeda motor bersama Albert ketika hendak menuju kapal untuk mengambil sepatu futsal pada Sabtu (31/3/2012) tengah malam. Ketika melintas Jalan Benyamin Sueb, Jakarta Utara, Arifin melihat ada kerumunan orang. Arifin mendekati kerumunan itu dan ternyata ada seorang sopir truk yang sedang dianiaya sekelompok pemuda. "Karena mungkin terpanggil, dia akhirnya melerai. Ternyata, justru dia yang kena keroyok," kata Untung.

Pada saat itulah Albert langsung melarikan diri meninggalkan Arifin dan sepeda motornya ke lokasi kejadian. "Dia kabur dan lapor ke Pomal. Baru diketahui kemudian, Arifin tewas di sana," ucapnya

Arifin tewas dengan luka bacok di bagian punggung. Polisi sudah membekuk satu orang tersangka dalam kasus itu yakni JRR (21), warga Koja, Jakarta Utara. Polisi menduga ada lebih dari 10 orang pelaku yang mengeroyok JRR dan kini masih dikejar aparat kepolisian.


Penulis: Sabrina Asril
Editor : Laksono Hari W