Rabu, 25 April 2012

News

Perampok Gasak 1,5 Kg Perhiasan Emas

  • Rabu, 25 April 2012 | 03:12 WIB

Karanganyar, Kompas - Toko Emas Semar di Pasar Matesih, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, dirampok dua pelaku yang diduga membawa senjata api, Selasa (24/4). Di bawah ancaman, pemilik toko tak berdaya menghalangi dua pelaku membawa kabur perhiasan emas 1,5 kilogram senilai Rp 400 juta.

Kepala Polsek Matesih Ajun Komisaris Hery Ekanto, mewakili Kapolres Karanganyar Ajun Komisaris Besar Nazirwan Adji Wibowo, membenarkan adanya kejadian itu. Pihaknya masih menyelidiki ada tidaknya kaitan dengan kasus perampokan lainnya dengan senjata api.

”Senjata apinya betulan atau tidak, kami belum tahu karena tidak diledakkan. Pelaku memilih toko emas yang pengamanannya lemah, hanya dijaga seorang perempuan,” kata Hery.

Saksi mata menyaksikan ada dua pelaku dengan salah satunya memegang benda yang mirip senjata api. Peristiwa terjadi pukul 13.00 saat toko sedang sepi pembeli.

”Keduanya naik sepeda motor berboncengan dari arah selatan, lalu parkir di depan toko emas dengan mesin motor masih hidup. Salah satu pelaku mengarahkan senjata laras pendek ke arah pemilik, sementara seorang lainnya mengambil perhiasan,” kata saksi mata, Muti Murtini atau Tini (18).

Tini, pegawai toko elektronik di seberang Toko Emas Semar, saat itu sedang berdiri menghadap toko emas, ketika sebuah sepeda motor datang dan diparkir di depan toko emas. Di atas motor, pengendara dan penumpang mengenakan jaket, helm, dan penutup wajah.

Menurut Tini, salah satu pelaku yang memegang martil berjalan menuju etalase dan memecahkan kaca lalu meraup perhiasan emas dan memasukkan ke kantong yang dibawanya.

Pemilik toko emas, Aryani, yang biasa disapa Cik Sim atau Cik Yan, saat itu sendirian menjaga tokonya. Anaknya, Yudi, sedang berada di bagian belakang toko. ”Kejadiannya cepat sekali. Setelah merampok, pelaku langsung naik sepeda motor dan kabur ke arah utara,” katanya.

Tini mencatat nomor polisi sepeda motor pelaku, yakni AD 3435 YY, tetapi nomor itu diduga palsu.

Sementara itu, terduga pelaku perampokan di Jember, Jawa Timur, Said (25), tewas dalam pengejaran polisi, Selasa dini hari. Ia tewas terjatuh saat melompat di Sungai Karang Melok, Kecamatan Tamanan, Bondowoso.

Kapolsek Sukowono Ajun Komisaris M Zaenuri menduga Said terlibat perampokan di rumah Mashudi (62), warga Kecamatan Sukowono. Said bersama dua temannya masuk ke rumah korban dengan melubangi tembok belakang. Berbekal senjata tajam, mereka menggasak uang korban senilai Rp 5 juta.(EKI/SIR)

Editor :

Berita Terkait

[x] close