Kamis, 26 April 2012

News

Pertamina Minta Penyebab Kebakaran di SPBU Palmerah Diselidiki

  • Penulis :
  • Evy Rachmawati
  • Kamis, 26 April 2012 | 19:16 WIB
Warga mengevakuasi jenazah Saimin dari lokasi ledakan di SPBU Jalan Palmerah Barat, Kamis (26/4/2012). | TRIBUNNEWS.COM/ADI SUHENDI

JAKARTA, KOMPAS.com - Manajemen PT Pertamina meminta agar pihak kepolisian melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk memastikan penyebab ledakan tangki bensin di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jalan Palmerah Barat, Jakarta.

Dalam musibah ledakan tangki bensin itu, seorang pekerja renovasi tewas dan rekannya menderita luka bakar serius.  

Direktur Niaga dan Pemasaran PT Pertamina (Persero) Hanung Budya Yuktyanta, dalam siaran pers, Kamis (26/4/2012), di Jakarta, menyatakan, Pertamina juga telah meminta pihak pengusaha SPBU 34.12205 yang terletak di Jalan Palmerah Barat, Grogol Barat, lokasi kejadian ledakan tangki bensin, itu agar menghentikan operasi.  

Kepada pengusaha SPBU terkait, perseroan itu akan mengenakan sanksi sesuai dengan ketentuan. "Kami sangat menyesalkan kejadian itu dan akan meningkatkan sosialisasi lebih intensif kepada seluruh pengelola dan pekerja di SPBU untuk mengutamakan keselamatna dalam setiap aspek operasionalnya," kata dia.  

Ledakan tangki bensin terjadi di sebuah SPBU di Jalan Palmerah Barat, Jakarta Selatan, Kamis (26/4/2012). Akibat ledakan yang cukup dasyat, salah seorang pekerja renovasi SPBU bernama Saimin tewas seketika. Adapun rekannya Deden Rohana menderita luka bakar serius.  

SPBU yang terletak di seberang Asrama Polri Palmerah itu dalam keadaan tak beroperasi. Penghentian sementara dilakukan untuk kepentingan renovasi yang sudah berlangsung selama lebih dari sebulan.  

Sebelum ledakan terjadi, Saimin dan Deden hendak mengelas pipa penutup tangki bensin bawah tanah. Tangki tersebut sebelumnya sudah direndam dengan air selama lebih dari sebulan. Sekitar pukul 13.30 WIB, Saimin memasuki lubang tangki untuk melakukan pengelasan. Deden menunggu di mulut lubang. 

Editor : Robert Adhi Ksp
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
SPBU di Palmerah Meledak