Kamis, 23 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 23 Mei 2013 | 09:09 WIB
Kadiv Humas Polri: Prada Firman Baso Meninggal
Penulis : Maria Natalia | Jumat, 27 April 2012 | 04:03 WIB
|
Share:
Kadiv Humas Polri: Prada Firman Baso Meninggal Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Saud Usman Nasution Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Saud Usman Nasution.

JAKARTA, KOMPAS.com -- Prada Firman Baso, salah satu anggota Kostrad Gorontalo yang menjadi korban bentrok antara anggota TNI dari satuan Kostrad dengan anggota polisi dari satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Gorontalo, meninggal dunia pada Kamis (26/4/2012). Ia menghembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Aloe Saboe, akibat luka tembak pada lengan kiri yang menembus dadanya.

Kematian Firman ini disampaikan oleh Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Saud Usman Nasution di Jakarta. "Kita juga turut berbela sungkawa atas korban yang ditembak itu. Meninggal dunia tadi pagi semoga arwah almarhum diterima di sisiNYA, diampuni segala dosa dan keluarga diberi ketabahan," kata Saud di kantornya, Humas Polri, Jakarta Selatan.

Markas Besar Polri, kata Saud, mengharapkan semua pihak bersabar dan tenang. Oknum Brimob yang bersalah melakukan penembakan kata dia akan dihukum. Firman adalah satu dari enam anggota Kostrad Gorontalo yang tertembak oleh personel Brimob setempat, Sabtu (21/4/2012) lalu.

"Kita harap semua calm down dan semoga tidak terulang lagi di masa depan. Untuk anggota yang bersalah kita akan terus tindak sesuai dengan hukum yang berlaku," jelas Saud.

Saat ini, tuturnya, Mabes Polri dan TNI masih terus menjalin koordinasi terkait kericuhan antara Brimob dan Kostrad tersebut. Saat ini, tim Polri yang diturunkan di Gorontalo tengah melakukan klarifikasi terkait asal muasal terjadinya aksi ricuh antar dua satuan itu. Peluru yang dipakai Brimob untuk melakukan penembakan juga akan diperiksa di Puslabfor Polri.

"Permasalah ini nanti kita pasti akan tindak dan hasilnya akan kita sampaikan. Yang jelas kita jangan berandai-andai. Yakin dan percayalah siapapun yang bersalah akan kita tindak. Dari proyektilnya diketahui siapa yang menggunakan ini," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan pada Sabtu (21/4/2012) lalu 1 regu anggota Brimob Polda Gorontalo yang sedang melaksanakan patroli di wilayah Polres Limboto dilempari batu, botol dan dikejar dengan parang oleh  kelompok orang yang tak dikenal. Itu terjadi saat mereka melintasi depan kantor PU Kabupaten Gorontalo.

Setelah melakukan razia, diketahui, pelaku pelemparan di antaranya adalah oknum anggota Kostrad. Sempat terjadi bentrokan antara dua belah pihak, sehingga enam orang anggota Kostrad tertembak. Salah satunya adalah almarhum Prada Firman.

Editor :
Eko Hendrawan Sofyan