Sabtu, 25 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 25 Mei 2013 | 12:30 WIB
7 Perampok Spesialis Toko Emas Diringkus
Penulis : Sutarmi | Kamis, 3 Mei 2012 | 16:34 WIB
|
Share:
7 Perampok Spesialis Toko Emas Diringkus KOMPAS.com/SUTARMI Polisi menunjukkan foto para perampok spesialis tokoh emas yang dibekuk Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (3/5/2012).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Satuan Tugas Khusus Penanggulangan Kejahatan Curas Kepolisian Daerah, Daerah Istimewa Yogyakarta, berhasil menangkap empat pelaku perampokan dengan kekerasan pada Jumat (27/4/2012).

Mereka dibagi menjadi tiga kelompok, yakni kelompok Ciamis, Jawa Barat, bernama SG alias Kowo, RS alias Ndo; kelompok Ngawi, Jawa Timur, bernama SNS alias BPK; dan kelompok Jember, Jawa Timur, bernama HY alias Ipung. Empat tersangka ini melakukan pencurian di Toko Emas "Sahabat" di Semin, Gunung Kidul, DI Yogyakarta, pada Minggu (8/4/2012).

"Kami baru berhasil mengamankan empat dari 11 tersangka perampokan dengan kekerasan di Gunung Kidul. Berdasarkan pengakuan dari pelaku yang berhasil ditangkap, dan setelah dilakukan pendalaman yang dilakukan terhadap pelaku, dilakukan 11 orang yang berasal dari Sumatera, Kalimantan, dan Jawa. Pelaku utama belum dapat kami tangkap," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY Komisaris Besar  Kris Erlangga Aji Wijaya, Kamis (3/5/2012).

Erlangga mengatakan, berdasarkan pengakuan tersangka diperoleh keterangan bahwa aksi perampokan mereka dilakukan dengan kekerasan dengan menggunakan tujuh senjata api.

Ia juga mengatakan, dalam setiap perampokan dilakukan secara organisasi, tetapi pihaknya belum dapat menyimpulkan apakah pelaku perampokan memiliki struktur organisasi atau sindikat yang terorganisasi.

"Kami sampai saat ini belum dapat menyimpulkan perampokan ini memiliki struktur organisasi atau sindikat terorganisasi, tetapi perampokan dilakukan secara terorganisasi," ujar Erlangga.

Dari empat tersangka,  kata Erlangga, Satgas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Mitsubishi L300 warna silver AB 1081 LB, satu unit sepeda motor Honda Vario, satu unit sepeda motor Honda Tiger, dan satu unit selongsong FN dan satu proyektil FN.

"Berdasarkan pengakuan tersangka, dalam perampokan di Gunung Kidul, masing-masing mendapat jatah Rp 30 juta," kata Erlangga.

Lebih lanjut Erlangga mengatakan, dari pengembangan keterangan tersangka kelompok Ciamis yang berhasil ditangkap, mereka menerangkan bahwa pada Maret 2012 juga telah merampok toko emas di Jombong Purbalingga, Jateng.

Dari keterangan tersangka, kata dia, Satgas kembali berhasil menangkap tiga tersangka lagi dari kelompok Ciamis, yakni AS dan MS yang ditangkap di Ciamis, Jabar, dan TR alias TU di Banjarnergara, Jateng.

"Untuk ketiga tersangka ini, kami melakukan koordinasi dengan Polda Jawa Tengah untuk penanganannya," papar Erlangga.

Saat ditanya apakah kelompok perampok ini terkait terorisme, Erlangga mengatakan pihaknya belum dapat menyimpulkan. "Kami belum menyimpulkan ke arah tersebut," ujarnya.

Editor :
Kistyarini