Cegah Kecurangan, Ahok Ingin Buat Sayembara Rekam TPS
- Penulis :
- Riana Afifah
- Jumat, 4 Mei 2012 | 05:14 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Bakal calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Gerindra, Basuki Tjahaja Purnama, seakan tidak pernah kehilangan ide untuk menjalani berbagai proses dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2012.
Kali ini, ia mengemukakan gagasan berupa sayembara perekaman penghitungan suara di tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Saya memang pernah menerapkan ini waktu pemilihan bupati di Belitung Timur. Terbukti nggak ada yang hilang suaranya. Itu saya videokan proses penghitungan suaranya," kata Ahok, sapaan akrab Basuki Tjahaja Purnama, ketika berkunjung ke Kompas.com, Selasa (17/4/2012).
Ia menuturkan bahwa sewaktu di Belitung Timur, langkah ini dilakukan oleh orang-orangnya saja. Namun mengingat wilayah Jakarta yang lebih besar dari Belitung Timur, maka muncul ide untuk membuat sayembara video dokumentasi penghitungan suara di masing-masing TPS.
Sehingga, di tiap TPS akan ada dokumentasi proses penghitungan suara yang juga dapat menjadi alat untuk mencegah kecurangan.
"Sekarang kami berpikir untuk membuat itu. Sehingga semua orang bisa membuat di TPS tempatnya milih. Jadi semua TPS bisa ada videonya. Nah, itu nggak ada yang berani curang itu," ungkap Ahok.
Karena akan dikemas dalam bentuk sayembara, maka tentu saja pihaknya nanti akan menyediakan hadiah bagi para peserta video dokumentasi ini.
Pembagian hadiah ini juga akan melewati tahap seleksi. Sehingga peserta yang beruntung nantinya akan berhak membawa pulang hadiah yang disediakan.
"Mungkin hadiahnya BlackBerry, Ipad 3 atau kamera. Semua orang pasti suka itu kan. Nah, kami lagi berpikir seperti itu. Tapi tetap tergantung uang yang masuk ya, karena dana kami sangat terbatas. Jadi siapapun yang mau nyumbang selama sah ya silakan saja. Yang terpenting kami tidak terikat," tandasnya.
Pilkada DKI 2012 - Berita