Jumat, 4 Mei 2012

News

WN Belanda Pelaku Bakar Diri Diberi Alat Bantu Pernafasan

  • Penulis :
  • Sabrina Asril
  • Jumat, 4 Mei 2012 | 19:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Albert Johannis Cornelis, warga negara Belanda pelaku bunuh diri di depan Kedutaan Besar Belanda tiba di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Albert saat ini masih menjalani perawatan intensif tenaga medis RSPP.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, pria malang itu masih terkapar di sebuah ruang di IGD RSPP. Pria itu tampak tak sadarkan diri kendati masih bisa bernafas melalui selang bantuan pernafasan. Ada sekitar 10 tenaga medis yang merawat Albert. Nyaris di sekujur tubuh pria ini gosong dari kepala hingga kakinya.

Cornelis sebelumnya sempat menjalani perawatan di UGD RS Medistra. Salah seorang dokter yang mengantarkan Cornelis ke RSPP menuturkan bahwa pemindahan Albert ke RSPP lantaran di rumah sakit ini memiliki unit khusus penanganan luka bakar.

"Tadi sempat dibawa ke ICU di RS Medistra, kondisinya sadar, tapi setelah itu dibawa ke RSPP karena di sini ada unit khusus luka bakar," papar dokter itu. Ia menerangkan bahwa hingga pukul 19.15 WIB, belum ada satu pun aparat kedutaan besar Belanda yang tiba di lokasi. "Masih dihubungi. Dari tadi memang tidak ada yang mendampingi dari pihak rumah sakit. Katanya orang Kedubes sebentar lagi akan tiba," imbuhnya.

Cornelis melakukan aksi bakar diri di samping Kantor Kedubes Belanda, Jalan Besakih, Setia Budi, Jakarta Selatan, Jumat ini pukul 14.15 WIB. Belum diketahui hingga kini latar belakang aksi bakar diri tersebut.

Berdasarkan keterangan seorang sekuriti kantor, Indri, Cornelis sempat membawa dua buah botol air mineral 600 mililiter kosong, yang sebelumnya botol tersebut berisi bensin yang telah diguyurkan ke sekujur tubuhnya. Cornelis lalu keluar dari kantor Kedubes dengan kondisi badan berbalut api dan terkapar di taman tengah Jalan Besakih antara Kantor Kedubes Belanda dengan India.

Dari tangan Cornelis, polisi mengamankan barang bukti berupa tas berwarna hitam, sebuah ponsel, payung, foto kopi paspor, dan korek gas berwarna hijau.

Editor : Pepih Nugraha