Rabu, 3 September 2014

News / Megapolitan

Ditemukan, Selebaran Gelap tentang Jokowi

Minggu, 6 Mei 2012 | 10:23 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Popularitas Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama rupanya membuat serangan terhadap kubu pasangan bakal calon kontestan Pemilukada DKI Jakarta itu meningkat. Serangan terbaru ditemukan di wilayah Pejaten, Jakarta Selatan, berupa selebaran hujatan terhadap Joko Widodo.

Salah satu selebaran yang ditemukan Kompas.com ditempel di pagar tembok rumah warga yang terletak tepat di pertigaan Jalan Al Fajri-Jalan Attahiriyah, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (6/4/2012). Selebaran itu ditempelkan tepat di antara poster salah satu pasangan calon, yakni poster Hidayat Nur Wahid.

Belum diketahui, siapakah penyebar selebaran berbentuk salinan dengan judul "Tolak Jokowi" itu. "Nggak tau siapa yang tempelin di situ. Biasanya poster-poster itu ditempel orang yang lewat pakai motor pas tengah malam," kata Andi, pengguna dari warnet yang terletak beberapa meter dari lokasi penempelan selebaran tersebut.

Menurut Andi, kemungkinan oknum yang menyebarkan selebaran atau juga poster-poster bukan warga sekitar. Pasalnya, poster-poster dan selebaran tersebut ditempelkan di sembarang tempat, termasuk pada tembok atau pagar rumah warga, hingga ke tiang-tiang listrik dan pohon.

"Mungkin ini black campaign dari kubu lawan Jokowi-Ahok yang tak mampu menandingi popularitas mereka," kata Ale, warga Pejaten Barat lainnya.

Pada selebaran itu terdapat foto Jokowi dengan tulisan merah tebal "Tolak Pemimpin Haus Kekuasaan dan Tidak Amanah". Selebaran tersebut berisi beberapa poin yang mengungkap data kegagalan Jokowi selama dua periode memimpin Solo, Jawa Tengah.


Penulis: Imanuel More
Editor : A. Wisnubrata