KOMPAS/Mohammad Hilmi Faiq
ILUSTRASI KEBAKARAN
TANGERANG, KOMPAS.com- Petugas Kepolisian Sektor Pondok Aren dan Polres Tangerang Kabupaten masih menyelidiki kasus kebakaran gedung ruko Pronto Moda, di Simpang Jodiak, Jalan Jombang Raya RT 05 / RW 05, Kelurahan Parigi, Pondok Aren, Tangsel, Minggu (13/5/2012) dini hari.
Selain sudah mengetahui nama ke-4 korban yang tewas dalam kebakaran itu, polisi masih mencari alamat korban untuk memberitahukan kepada sanak keluarga.
"Keempat nama korban sudah diperoleh. Sekarang, korban masih berada di ruang jenazah RSUD Tangerang. Kini, kami sedang mencari alamat para korban, sehingga bisa secepatnya mengabarkan kejadian yang menimpa anggota keluarga mereka," kata Kepala Polres Tangerang Kabupaten, Komisaris Besar Bambang Priyo Andogo di lokasi kejadian, Minggu.
Bambang menjelaskan, keempat korban itu adalah Slamet (22) dan Sarin (30), warga Banyumas, serta Ade (24) dan Ibeng (22), warga Bogor. Mereka tewas terbakar api karena tak bisa menyelamatkan diri saat si jago merah mengamuk, Minggu (13/5) pukul 03.40 dini hari.
Kepala Polsek Pondok Aren Komisaris Parmono mengatakan, hingga kini pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran itu. "Penyebab kebakaran itu masih terus diselidiki. Petugas kami tidak mau menduga-duga. Kami membutuhkan penyelidikan lebih jauh dan keterangan para saksi yang mengetahui kejadian itu," jelas Parmono.
Seperti diberitakan, empat buruh bangunan tewas dalam kebakaran di sebuah ruko yang sedang dalam tahap pembangunan di Perempatan Zodiak Jalan Raya Bintaro, Sektor 9, Pondok Aren, Tangsel, dini hari tadi. Saat ditemukan, tubuh keempat korban tidak bisa dikenal lagi karena luka bakar berat dan gosong.

