Senin, 14 Mei 2012

News

Superpuma TNI Bawa Kantong Hitam Besar Milik Rusia

  • Penulis :
  • Ichwan Susanto
  • Senin, 14 Mei 2012 | 09:23 WIB
Helikopter Super Puma milik TNI AU yang disiapkan di helipad Lapangan Pasir Pogor, Bogor, Jawa Barat, menjadi salah satu sarana pencarian korban pesawat Sukhoi Superjet 100 yang hilang di Gunung Salak, Jumat (11/5/2012). Korban jatuhnya pesawat Sukhoi tersebut rencananya akan dibawa langsung ke bandara Halim Perdanakusumah. Tim pencarian jalur darat sudah menemukan 12 jenazah korban di sekitar reruntuhan pesawat. | KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO

BOGOR, KOMPAS.com- Helikopter superpuma TNI, Senin (14/5/2012) sekitart pukul 09.00, diberangkatkan dari helipad Cijeruk menuju lokasi kecelakaan pesawat Sukhoi SSJ100. Di dalam heli andalan militer Indonesia ini terdapat anggota TNI yang membawa sejumlah logistik dan sebuah kantong besar milik tim Rusia.

Kantong berwarna hitam dan logistik akan diturunkan menggunakan tali di helipad yang dibangun dekat lokasi kecelakaan. Dari komunikasi radio, anggota di lokasi kecelakaan diminta bersiap-siap menerima kedatangan Superpuma.

Khusus barang hitam milik Rusia itu, mereka diperintahkan tidak membukanya. "Biar orang Rusianya nanti yang membuka. Kalian jangan buka," demikian perintah melalui radio.

Alat itu dibawa masuk ke helikopter oleh dua orang Rusia. Sehari sebelumnya, Tim Rusia juga berangkat ke lokasi melalui jalur darat. Mereka yang akan membukanya.

Menurut informasi, kotak besar itu merupakan logistik dan peralatan yang salah satunya untuk mencari kotak hitam sukhoi.

Editor : Marcus Suprihadi
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Kecelakaan Pesawat Sukhoi
[x] close