Minggu, 19 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 19 Mei 2013 | 23:00 WIB
Kecelakaan Pesawat
Sudah 35 Kantong Jenazah di RS Polri
Penulis : Maria Natalia | Kamis, 17 Mei 2012 | 11:09 WIB
|
Share:
Sudah 35 Kantong Jenazah di RS Polri KOMPAS/ALIF ICHWAN Petugas membawa kantung jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 ke luar tenda Disaster Victim Identification (DVI) di RS Sukanto, Kramat Jati, Jakarta, Minggu (13/5/2012). Jenazah korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet-100 semuanya menjalani proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri.

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan atau Kapusdokkes Brigadir Jenderal Mussadeq Ishak menyatakan, Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, saat ini telah menerima 35 kantong jenazah dari peristiwa kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100. Sebanyak 30 kantong berisi jenazah, sedangkan lima lainnya berisi properti.

"Pagi ini, ada lima kantong jenazah lagi yang datang. Dari jumlah itu, 30 kantong kebanyakan berisi potongan tubuh (body parts)," kata Mussadeq di RS Polri, Jakarta Timur, Kamis (17/5/2012).

Mussadeq enggan menjelaskan secara detail mengenai satu jenazah korban Sukhoi yang berhasil diidentifikasi melalui kecocokan data gigi. Menurut dia, secara etika identitas jenazah tersebut belum dapat dipublikasikan.

"Nanti pada saatnya pasti akan kami umumkan," ujarnya.

Pihak tim DVI Polri belum dapat menentukan jumlah korban yang ditemukan dari 30 kantong jenazah tersebut. Hal itu karena masih perlu dilakukan rekonstruksi setiap bagian tubuh yang dicocokkan dalam proses identifikasi. Jumlah penumpang Sukhoi sendiri, berdasarkan data manifes, mencapai 45 orang, 10 orang di antaranya adalah 8 orang warga negara Rusia, satu orang warga negara Amerika Serikat, dan satu orang warga negara Perancis.

Editor :
Hertanto Soebijoto