Minggu, 19 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 19 Mei 2013 | 06:31 WIB
Tali-tali untuk Operasi Pencarian Korban Sukhoi Dibakar
Kamis, 17 Mei 2012 | 22:19 WIB
|
Share:
Tali-tali untuk Operasi Pencarian Korban Sukhoi Dibakar KOMPAS/HERU SRI KUMORO Anggota tim gabungan pencarian korban pesawat Sukhoi Superjet 100 menuruni salah satu lereng Gunung Salak yang curam dibantu dengan tali, Senin (14/5/2012). Selain pencarian korban, tim juga mencari kotak hitam (black box) yang merekam data penerbangan untuk mengetahui penyebab kecelakaan.

BOGOR, KOMPAS.com — Tali-tali yang sebelumnya terpasang di Tebing Manik, Gunung Salak, dan digunakan untuk operasi pengangkutan korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 dibakar, Kamis (17/5/2012) sore tadi.

Hal tersebut diungkapkan Danrem 061 Surya Kencana Kolonel Infantri Anton Mukti Putranto selaku pengendali operasi Tim SAR Gabungan di Pos Pusat Evakuasi Balai Embrio Ternak Kementerian Pertanian, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.

"Tali yang sebelumnya terpasang di tebing sudah kita bakar," katanya.

Menurut Putranto, tali-tali tersebut dianggap berbahaya lantaran banyak bekas darah korban sehingga bisa berbahaya.

"Saya tidak mau anak buah saya sakit sehingga berdampak terhadap masa depan mereka," ujarnya.

Total korban yang sudah berhasil dibawa tim SAR seluruhnya berjumlah 37 kantong jenazah. Seperti diketahui, satu kantong jenazah berisi organ-organ tubuh yang sudah tidak utuh sehingga dalam satu kantong jenazah bisa terdiri dari beberapa bagian tubuh dari korban yang berbeda.

Berdasarkan standar Badan SAR Nasional, proses pencarian korban hanya tujuh hari, tetapi karena masih dianggap perlu, proses evakuasi diperpanjang sampai Jumat (18/5/2012).

Meski demikian, operasi pencarian lanjutan akan diteruskan untuk mencari komponen penting pesawat, seperti flight data recording (FDR) yang belum ditemukan hingga kini. (Adi Suhendi)

Sumber :
Editor :
Tri Wahono