Sabrina Asril
Suasana penerapan sistem lawan arus atau contraflow di tol dalam kota, Selasa (1/5/2012). Sistem ini dilakukan untuk mengurai kemacetan di titik Tegal Parang sampai 20 persen.
JAKARTA, KOMPAS.com — Berdasarkan hasil evaluasi Polda Metro Jaya pada minggu kedua, pelaksanaan lawan arus lalu lintas (contra flow) tol dalam kota mampu mengurangi kemacetan dan menambah kecepatan hingga 29 persen. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jumat (18/5/2012).
"Contra flow sudah dilakukan evaluasi, minggu pertama mendapat respons baik dari masyarakat, bisa mengurangi kemacetan dan menambah kecepatan 20 persen bahkan 29 persen," ungkapnya.
Rikwanto mengatakan, atas dasar itu pula Korps Lalu Lintas Polri dan Direktorat Operasi PT Jasa Marga Tbk tengah mengkaji kemungkinan memperpanjang jalur lawan arus. Jalur pembukaan lawan arus akan dimulai di Km 1+700 atau di depan Carrefour sebelum pintu masuk Tol Cawang, Jakarta Timur.
Saat ini, bukaan contra flow ada di depan Bank Bukopin. Contra flow dimulai sejak 1 Mei lalu. Sistem ini diterapkan pada pukul 06.00-10.00 selama hari kerja dan diuji coba selama sebulan.
