15 Jasad Korban Sukhoi Teridentifikasi - Kompas.com

15 Jasad Korban Sukhoi Teridentifikasi

Fabian Januarius Kuwado
Kompas.com - 18/05/2012, 14:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Proses identifikasi yang dilakukan tim forensik gabungan dari Disaster Victim Identification dan Indonesia Automatic Fingerprint Identification System Polri terus membuahkan hasil.

Setelah beberapa waktu lalu tim berhasil mengidentifikasi satu jasad korban, Kepala Rumah Sakit Polri RS Sukanto, Kramat Jati, Brigadir Jenderal (Pol) Agus Prayitno mengungkapkan, tim tersebut kembali mengidentifikasi 14 jasad korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/5/2012) lalu.

"Saat ini yang kami laporkan, ada 14 korban yang dinyatakan teridentifikasi. Sebanyak 12 warga negara Indonesia, 2 warga negara asing. Jenis kelamin, 9 laki-laki, 5 perempuan," kata Agus saat jumpa pers di RS Polri, Kramat Jati, Jumat (18/5/2012).

Hasil identifikasi tersebut diambil dari 35 kantong jenazah. Sebanyak 30 kantong di antaranya terdiri dari bagian tubuh dan lima kantong berisi barang-barang yang dikenakan. Sementara pengangkutan melalui jalur udara dari lokasi jatuhnya pesawat ke Jakarta terus berlangsung.

Agus mengatakan, proses identifikasi tersebut berasal dari pemeriksaan data primer, yaitu DNA, pemeriksaan medik, barang-barang yang dikenakan, serta gigi-geligi. Dengan demikian, tim telah mengidentifikasi 15 jasad korban pesawat berbendera Rusia tersebut.

"Namun, ini bukan hasil akhir karena masih akan berlangsung," kata Agus.

Diberitakan sebelumnya, penerbangan yang dilakukan pesawat Sukhoi Superjet 100 merupakan bagian dari demo flight yang diselenggarakan PT Trimarga Rekatama. Perusahaan tersebut merupakan agen yang memperkenalkan pesawat Sukhoi asal Rusia kepada perusahan penerbangan di Indonesia.

Pesawat itu melakukan penerbangan sebanyak dua kali. Penerbangan pertama dari Halim Perdanakusuma menuju Palabuhanratu pada Rabu (9/5/2012) pukul 12.00 dengan penumpang pebisnis di bidang penerbangan. Setelah terbang 35-45 menit, pesawat pun kembali ke Halim Perdanakusuma dalam kondisi selamat.

Penerbangan kedua dilakukan pukul 14.12 dengan mengangkut 45 orang. Sebanyak 8 orang di antaranya merupakan awak pesawat warga negara Rusia, 1 orang warga negara Amerika Serikat, 1 orang warga negara Perancis, dan sisanya warga negara Indonesia.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    PenulisFabian Januarius Kuwado
    EditorHertanto Soebijoto

    Terkini Lainnya

    Kunjungan Deddy Mizwar Tak Mengubah Sikap Cabut Dukungan Gerindra 

    Kunjungan Deddy Mizwar Tak Mengubah Sikap Cabut Dukungan Gerindra 

    Regional
    Sandiaga: Atlet dan Pelatih DKI Akan Terima Honor Sebelum November

    Sandiaga: Atlet dan Pelatih DKI Akan Terima Honor Sebelum November

    Megapolitan
    Terobos ke Stasiun Radio, Seorang Pria Tusuk Penyiar di Rusia

    Terobos ke Stasiun Radio, Seorang Pria Tusuk Penyiar di Rusia

    Internasional
    Menteri Susi Puji Tradisi Sasi dalam Merawat Alam Maluku

    Menteri Susi Puji Tradisi Sasi dalam Merawat Alam Maluku

    Regional
    Dramatis, Tim SAR Evakuasi Pria Depresi yang Panjat Pohon Selama 10 Jam

    Dramatis, Tim SAR Evakuasi Pria Depresi yang Panjat Pohon Selama 10 Jam

    Regional
    Bupati Purwakarta dan Ulama Peringati Hari Santri di Bawah Guyuran Hujan

    Bupati Purwakarta dan Ulama Peringati Hari Santri di Bawah Guyuran Hujan

    Regional
    Dituntut 8 Tahun Penjara, Miryam Kecewa terhadap KPK

    Dituntut 8 Tahun Penjara, Miryam Kecewa terhadap KPK

    Nasional
    Penyelundupan Ponsel di Rutan Cilodong, Mulai dari Dalam Bra hingga Pembalut

    Penyelundupan Ponsel di Rutan Cilodong, Mulai dari Dalam Bra hingga Pembalut

    Megapolitan
    Jokowi: Kenapa Tidak Ada Fakultas Ekonomi Digital? Jurusannya Toko 'Online'

    Jokowi: Kenapa Tidak Ada Fakultas Ekonomi Digital? Jurusannya Toko "Online"

    Nasional
    Tak Mau Bebani APBD, Sandiaga Ingin Pembangunan dan Perawatan Stadion BMW Pakai Dana Swasta

    Tak Mau Bebani APBD, Sandiaga Ingin Pembangunan dan Perawatan Stadion BMW Pakai Dana Swasta

    Megapolitan
    'Sampai Kapan Kami Harus Beribadah di Dekat Toilet?'

    "Sampai Kapan Kami Harus Beribadah di Dekat Toilet?"

    Nasional
    Sandi Mengaku Belum Bahas Janji Lepas Saham Bir Milik Pemprov DKI

    Sandi Mengaku Belum Bahas Janji Lepas Saham Bir Milik Pemprov DKI

    Megapolitan
    Kapolri Perintahkan Jajarannya Lebih Perhatian pada Masalah Perempuan dan Anak

    Kapolri Perintahkan Jajarannya Lebih Perhatian pada Masalah Perempuan dan Anak

    Nasional
    Usai Bunuh Anaknya dengan Diduduki, Seorang Ibu Serahkan Diri ke Polisi

    Usai Bunuh Anaknya dengan Diduduki, Seorang Ibu Serahkan Diri ke Polisi

    Regional
    Jokowi Keceplosan Sebut Iriana Hobi Belanja 'Online'

    Jokowi Keceplosan Sebut Iriana Hobi Belanja "Online"

    Nasional

    Close Ads X
    Close [X]
    Radio Live Streaming
    Sonora FM • Motion FM • Smart FM