Jumat, 22 Agustus 2014

News / Megapolitan

Kecelakaan Pesawat

15 Jasad Korban Sukhoi Teridentifikasi

Jumat, 18 Mei 2012 | 14:49 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Proses identifikasi yang dilakukan tim forensik gabungan dari Disaster Victim Identification dan Indonesia Automatic Fingerprint Identification System Polri terus membuahkan hasil.

Setelah beberapa waktu lalu tim berhasil mengidentifikasi satu jasad korban, Kepala Rumah Sakit Polri RS Sukanto, Kramat Jati, Brigadir Jenderal (Pol) Agus Prayitno mengungkapkan, tim tersebut kembali mengidentifikasi 14 jasad korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/5/2012) lalu.

"Saat ini yang kami laporkan, ada 14 korban yang dinyatakan teridentifikasi. Sebanyak 12 warga negara Indonesia, 2 warga negara asing. Jenis kelamin, 9 laki-laki, 5 perempuan," kata Agus saat jumpa pers di RS Polri, Kramat Jati, Jumat (18/5/2012).

Hasil identifikasi tersebut diambil dari 35 kantong jenazah. Sebanyak 30 kantong di antaranya terdiri dari bagian tubuh dan lima kantong berisi barang-barang yang dikenakan. Sementara pengangkutan melalui jalur udara dari lokasi jatuhnya pesawat ke Jakarta terus berlangsung.

Agus mengatakan, proses identifikasi tersebut berasal dari pemeriksaan data primer, yaitu DNA, pemeriksaan medik, barang-barang yang dikenakan, serta gigi-geligi. Dengan demikian, tim telah mengidentifikasi 15 jasad korban pesawat berbendera Rusia tersebut.

"Namun, ini bukan hasil akhir karena masih akan berlangsung," kata Agus.

Diberitakan sebelumnya, penerbangan yang dilakukan pesawat Sukhoi Superjet 100 merupakan bagian dari demo flight yang diselenggarakan PT Trimarga Rekatama. Perusahaan tersebut merupakan agen yang memperkenalkan pesawat Sukhoi asal Rusia kepada perusahan penerbangan di Indonesia.

Pesawat itu melakukan penerbangan sebanyak dua kali. Penerbangan pertama dari Halim Perdanakusuma menuju Palabuhanratu pada Rabu (9/5/2012) pukul 12.00 dengan penumpang pebisnis di bidang penerbangan. Setelah terbang 35-45 menit, pesawat pun kembali ke Halim Perdanakusuma dalam kondisi selamat.

Penerbangan kedua dilakukan pukul 14.12 dengan mengangkut 45 orang. Sebanyak 8 orang di antaranya merupakan awak pesawat warga negara Rusia, 1 orang warga negara Amerika Serikat, 1 orang warga negara Perancis, dan sisanya warga negara Indonesia.


Penulis: Fabian Januarius Kuwado
Editor : Hertanto Soebijoto