KOMPAS/ANDY RIZA HIDAYAT
Direktur Riset Indo Barometer M Yusuf Kosim memaparkan hasil survei di Jakarta, Minggu (27/5/2012).
JAKARTA, KOMPAS.com- Gubernur DKI Jakarta dinilai paling bertanggug jawab mengatasi masalah kemacetan di Ibu Kota. Dari 440 responden yang disurvei Indo Barometer, 29,8 persen menyatakan gubernur yang bertanggungjawab, 29,5 persen responden menyatakan pemerintah daerah. Jika keduanya digabung, 59,3 responden menilai dua pihak (yang sama) itu bertanggung jawab atas persoalan macet.
"Jawaban ini kami peroleh setelah kami menanyakan siapa yang paling bertanggung jawab terhadap masalah macet di Jakarta," kata Direktur Riset Indo Barometer M Yusuf Kosim, Minggu (27/5) ketika merilis hasil survei tentang "Macet, Banjir dan Masalah-masalah Lain di Jakarta : Sebab dan Solusinya Menurut Publik" di Jakarta.
Berikutnya, 15,7 persen responden menjawab polisi yang bertanggungjawab, 13,4 persen pengendara kendaraan, 7 persen pemerntah pusat, 1,8 persen Dinas Perhubungan, 0,7 pabrik pengendara, dan 2 persen menjawab tidak tahu,
Survei Indo Barometer dilakukan pada 15-20 Mei 2012 dengan metode penarikan sampel multistage random sampling, atau acak bertingkat. Margin error survei ini sebesar 4,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adaalh wawancara tatap muka responden dengan menggunakan daftar petanyaan.
"Seluruh responden ini dari beramacam-macam lapisan masyarakat di Jakarta," kata Yusuf Kosim.
