Senin, 28 Mei 2012

News

Tim Gabungan Masih Cari FDR

  • Penulis :
  • Agus Mulyadi
  • Senin, 28 Mei 2012 | 23:41 WIB
Keluarga korban jatuhnya pesawat Sukhoi SJ 100 yang disemayamkan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, berdoa usai upacara penyerahan jenazah dari pemerintah Indonesia kepada keluarga, Rabu (23/5/2012). Pesawat Sukhoi SJ 100 jatuh di Gunung Salak, Bogor, 9 Mei lalu, dan menelan korban jiwa sebanyak 45 orang. | TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

SUKABUMI, KOMPAS.com — Tim gabungan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Paskhas TNI AU masih melakukan pencarian flight data recorder (FDR) atau rekaman data penerbangan pesawat Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di kawasan Gunung Salak, Kabupaten Bogor.

"Tim dari KNKT dan Paskhas TNI saat ini sedang melakukan pencarian FDR di lokasi jatuhnya pesawat," kata Danrem 061/Suryakencana, Bogor, Kolonel (Inf) AM Putranto kepada wartawan, di Sukabumi, Senin (28/5/2012).

Pencarian bagian dari rekaman data penerbangan atau lebih dikenal sebagai kotak hitam (black box) sampai saat ini belum membuahkan hasil.

Menurut dia, pencarian masih terus dilakukan di sekitar bangkai pesawat yang jatuh pada Rabu (9/5/2012 lalu).

"Pencarian belum membuahkan hasil, tim yang sudah di lokasi saat ini terus berusaha mencari bagian terpenting dari kotak hitam tersebut," tambahnya.

Selain melakukan pencarian kotak hitam, rencananya pada Selasa besok, tim gabungan dari TNI, Polri, pecinta alam, polisi hutan, dan warga sekitar yang menemukan sisa jasad akan melakukan pengangkatan di lokasi jatuhnya pesawat.

Rencananya, tim akan berangkat sekitar pukul 05.00, dilepas secara resmi dari Pos Murbay Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

"Kami akan bergerak pada Selasa pagi. Kami pun membawa warga sebagai penunjuk arah karena seperti diketahui, 13 warga Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, menemukan bagian jasad korban yang belum terbawa," kata Putranto.


Sumber: Antara

 

Editor : Agus Mulyadi