BOGOR, KOMPAS.com — Keluarga almarhum Suhardi (41), salah satu satpam Kampus IPB Dramaga yang tewas ditembak pencuri sepeda motor, mengaku ingin memastikan pelaku penembakan yang ditangkap petugas gabungan Polres Bogor dan Polda Jabar.
"Pertama kami ingin memastikan apa benar itu pelakunya. Saya berencana datang ke Polres Bogor untuk melihat mereka jika mereka sudah sampai ke Polres Bogor," kata Wahyu (32), adik almarhum Suhardi, Kamis (31/5/2012), saat diminta menanggapi penangkapan tiga orang yang diduga pelaku di Kabupaten Sukabumi.
Jika benar, dia mengaku sangat mengapresiasi upaya kepolisian dalam mengungkap kejadian itu dalam waktu kurang dari sepekan sejak kejadian. Dia juga minta pelaku diberi hukuman setimpal atas perbuatannya.
Tiga orang yang diduga pelaku penembakan ini ditangkap pada Rabu malam. "Mereka ditangkap Rabu sekitar pukul 18.00 di Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar, Sukabumi," kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Martinus Sitompul, Kamis (31/5/2012).
Menurut Martinus, selain tiga pelaku, polisi juga mengamankan dua pucuk senjata api dan empat kunci letter T. Tim gabungan tersebut dipimpin langsung Kapolres Bogor Ajun Komisaris Besar Hery Santoso. Namun, Martinus belum bisa menjelaskan peranan tiga pelaku tersebut.
Seperti diberitakan, Jumat siang, di parkiran masjid kampus, dua satpam IPB, yaitu Supriatna (40) dan Suhardi (41), ditembak dua pencuri yang hendak beraksi mengambil sepeda motor yang terparkir.
