Rabu, 3 September 2014

News / Megapolitan

Ditangkap Polisi, Pengeroyok Suporter Tertawa dan Bernyanyi

Sabtu, 2 Juni 2012 | 18:03 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com - Enam suporter Persija Jakarta yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap Lazuardi ditangkap aparat Polda Metro Jaya. Saat digelandang ke Mapolda Metro Jaya, tak terlihat rasa penyesalan dari wajah mereka.

Sambil tertawa, keenam orang berinisial RY, BK, AR, ZN, TW, dan BP itu berbaris sambil menunduk. Mereka juga menyanyikan yel-yel mendukung klub kebanggaannya. Mereka bernyanyi, "Siapa bilang aku ini kesurupan, apa pun kulakukan untuk Persija, Persija Jakarta oooo... Persija Jakarta oooo..."

Saat terjadi pengeroyokan itu, mereka sedang mengisi waktu libur dengan menonton pertandingan Persija versus Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (27/5/2012). "Mereka janjian kumpul dan menonton pertandingan itu di sektor 10 GBK. Di situ juga terjadi aksi pengeroyokan," kata Kepala Subdirektorat Resmob Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Herry Heryawan dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (2/6/2012). Saat ini, kata Hery, polisi masih mencari tahu dugaan keterlibatan suporter "Macan Kemayoran" lainnya dalam aksi pengeroyokan ini.

Sementara itu, salah satu pelaku berinisial BP membantah terlibat dalam pemukulan Lazuardi. "Saya belum sempat memukul, tapi sebenarnya mau mukul juga, cuma enggak kena. Waktu itu saya masih di atas tribun. Si korban waktu itu dibawa ke lapangan basket," kata BP.

Lazuardi tewas setelah dikeroyok sekumpulan suporter Persija seusai pertandingan Liga Super Indonesia tersebut. Selain Lazuardi, dua orang suporter lain juga menjadi korban dalam musibah itu, yakni Rangga Cipta Nugroho dan Dani Maulana.

Lazuardi merupakan simpatisan The Jakmania yang tinggal di Menteng, Jakarta Pusat. Ia dikeroyok di Parkir Timur Senayan. Rangga merupakan warga Bandung, Jawa Barat, dan Dani merupakan warga Percetakan Negara, Jakarta Pusat. Keduanya dikeroyok di hall basket Senayan, tempat berkumpulnya massa The Jakmania.Selain korban tewas, lima orang lainnya juga mengalami luka akibat benturan benda tumpul.


Penulis: Maria Natalia
Editor : Laksono Hari W