Minggu, 26 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 26 Mei 2013 | 14:03 WIB
Ahok: Seyogianya PNS Naik Bus
Penulis : Hidayatul Fajri | Jumat, 8 Juni 2012 | 21:08 WIB
|
Share:
Ahok: Seyogianya PNS Naik Bus KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT Bakal calon wakil gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa disapa Ahok ketika berdiskusi dalam kunjungannya ke newsroom Kompas.com di Gedung Kompas Gramedia, Jakarta, Selasa (17/4/2012). Lelaki asal Belitung ini berpasangan dengan bakal calon gubernur Joko Widodo (Jokowi) maju di Pilkada DKI Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama, atau yang akrab disapa Ahok kurang setuju dengan kebijakan pemerintah yang mewajibkan kendaraan pelat merah berstiker khusus dan milik TNI/Polri untuk menggunakan BBM nonsubsidi.

"Itu bagus, tetapi tidak terlalu bagus. Saya kira PNS (pegawai negeri sipil) seperti dulu, naik bus sendiri," ungkapnya, seusai melakukan sosialisasi pendidikan dan kesehatan di Kampung Beting, Jakarta Utara, Jumat (8/6/2012).

Ahok mengharapkan bus transjakarta bisa dioptimalkan. "Kami ingin busway (bus transjakarta) itu juga ditambahkan pola iklan. Kami ingin setiap 3 menit ada busway," katanya.

Ia mengimbau para PNS untuk menggunakan angkutan umum. "Seyogianya PNS naik bus," imbaunya.

Menurut Ahok, jika ada PNS yang menggunakan mobil mewah, biarkan masyarakat yang menilai. "Kalau dia naik mobil mewah, undang wartawan foto, pejabat ini naik mobil mewah, gajinya berapa, silakan masyarakat menilai ini masuk akal atau tidak," ujarnya.

Editor :
I Made Asdhiana