Ahok: PNS Kurang Ajar Tetap Diberi Kesempatan - Kompas.com

Ahok: PNS Kurang Ajar Tetap Diberi Kesempatan

Hidayatul Fajri
Kompas.com - 09/06/2012, 06:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok menyatakan dirinya tidak khawatir terhadap oknum pegawai negeri sipil (PNS) yang melakukan kampanye negatif terhadap salah satu pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur.

"Kita tidak pernah khawatir karena oknum-oknum PNS pelanggar sumpah selalu begitu," kata Ahok seusai melakukan sosialisasi pendidikan dan kesehatan di Kampung Beting, Jakarta Utara, Jumat (8/6/2012).

Calon wakil gubernur DKI Jakarta yang berpasangan dengan Joko Widodo itu menegaskan, asalkan kinerja PNS tersebut baik, mereka tetap akan dipekerjakan jika kelak menjadi wakil gubernur.

"Kami tidak peduli PNS yang mengampanye negatif terhadap kami dan tidak mendukung kami. Selama kinerja baik dan mau melayani, tetap kami pakai," tandasnya.

Apabila terpilih, ia mengatakan akan tetap memberikan kesempatan kepada oknum-oknum PNS, apabila mereka memperbaiki kesalahannya.

"Jadi berbahagialah PNS-PNS DKI ketemu pasangan Joko-Basuki. Anda kurang ajar sekali pun, mau bertobat, tetap kami kasih kesempatan," ujarnya.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    PenulisHidayatul Fajri
    EditorTri Wahono

    Terkini Lainnya

    Pemimpin Hamas Serukan Umat Islam Dunia Gelar Demo Setiap Jumat

    Pemimpin Hamas Serukan Umat Islam Dunia Gelar Demo Setiap Jumat

    Internasional
    KLHK Temukan 34 Nama Rumah Sakit dan Klinik dari Tumpukan Limbah Medis

    KLHK Temukan 34 Nama Rumah Sakit dan Klinik dari Tumpukan Limbah Medis

    Regional
    Gunung Agung Erupsi, Aktivitas Bantaran Sungai pun Mati

    Gunung Agung Erupsi, Aktivitas Bantaran Sungai pun Mati

    Nasional
    Petugas Kebersihan Bendungan Tercebur, Keberadaannya Masih Ditelusuri

    Petugas Kebersihan Bendungan Tercebur, Keberadaannya Masih Ditelusuri

    Regional
    Jawaban KPK Terkait Hilangnya Tiga Nama Politisi PDI-P di Dakwaan Novanto

    Jawaban KPK Terkait Hilangnya Tiga Nama Politisi PDI-P di Dakwaan Novanto

    Nasional
    65 Korban Banjir di Aceh Utara Masih Mengungsi

    65 Korban Banjir di Aceh Utara Masih Mengungsi

    Regional
    Mengintip Kehidupan Pengungsi yang Terdampak Erupsi Gunung Agung

    Mengintip Kehidupan Pengungsi yang Terdampak Erupsi Gunung Agung

    Nasional
    KPK Dalami Kontrak Jasa Konsultasi dan Pembayaran Komisi di Kasus Suap Dirut Garuda

    KPK Dalami Kontrak Jasa Konsultasi dan Pembayaran Komisi di Kasus Suap Dirut Garuda

    Nasional
    Kisah Pilu Fatima, Penderita Tumor Mata Ganas di Flores yang Hidup Sendiri

    Kisah Pilu Fatima, Penderita Tumor Mata Ganas di Flores yang Hidup Sendiri

    Regional
    Nurdin Abdullah dan Heru Pambudi Raih Bung Hatta Anti-Corruption Award

    Nurdin Abdullah dan Heru Pambudi Raih Bung Hatta Anti-Corruption Award

    Nasional
    Belgia Resmi Tutup Kasus Ekstradisi Pemimpin Tersingkir Catalonia

    Belgia Resmi Tutup Kasus Ekstradisi Pemimpin Tersingkir Catalonia

    Internasional
    Banding PKS Ditolak, Fahri Hamzah Tegaskan Posisinya Tak Bisa Diganggu

    Banding PKS Ditolak, Fahri Hamzah Tegaskan Posisinya Tak Bisa Diganggu

    Nasional
    Tak Lagi Tayangkan Video Rapat, Transparansi di Pemprov DKI Menurun

    Tak Lagi Tayangkan Video Rapat, Transparansi di Pemprov DKI Menurun

    Nasional
    Anies Tak Berkomentar soal Wacana Pemindahan Ibu Kota

    Anies Tak Berkomentar soal Wacana Pemindahan Ibu Kota

    Megapolitan
    Tepis Isu SARA pada Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Disarankan Cari Pendamping dari Santri

    Tepis Isu SARA pada Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Disarankan Cari Pendamping dari Santri

    Regional

    Close Ads X
    Close [X]
    Radio Live Streaming
    Sonora FM • Motion FM • Smart FM