KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Bakal calon wakil gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengunjungi pameran Betawi Punye Gaye di Bentara Budaya Jakarta, Kamis (19/4/2012). Pameran yang akan berlangsung dari 20-29 April 2012 ini memamerkan berbagai benda yang menjadi ciri khas Betawi, seperti replika rumah Betawi, ondel-ondel, perhiasan hingga perabotan.
JAKARTA, KOMPAS.com — Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok menyatakan dirinya tidak khawatir terhadap oknum pegawai negeri sipil (PNS) yang melakukan kampanye negatif terhadap salah satu pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur.
"Kita tidak pernah khawatir karena oknum-oknum PNS pelanggar sumpah selalu begitu," kata Ahok seusai melakukan sosialisasi pendidikan dan kesehatan di Kampung Beting, Jakarta Utara, Jumat (8/6/2012).
Calon wakil gubernur DKI Jakarta yang berpasangan dengan Joko Widodo itu menegaskan, asalkan kinerja PNS tersebut baik, mereka tetap akan dipekerjakan jika kelak menjadi wakil gubernur.
"Kami tidak peduli PNS yang mengampanye negatif terhadap kami dan tidak mendukung kami. Selama kinerja baik dan mau melayani, tetap kami pakai," tandasnya.
Apabila terpilih, ia mengatakan akan tetap memberikan kesempatan kepada oknum-oknum PNS, apabila mereka memperbaiki kesalahannya.
"Jadi berbahagialah PNS-PNS DKI ketemu pasangan Joko-Basuki. Anda kurang ajar sekali pun, mau bertobat, tetap kami kasih kesempatan," ujarnya.
