Polda Metro Tingkatkan Peran Pasukan Anjing Pelacak
- Penulis :
- Ratih Prahesti Sudarsono
- Sabtu, 9 Juni 2012 | 13:08 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Polda Metro Jaya berencana meningkatkan kemampuan dan peran pasukan anjing pelacak yang saat ini ditangani Unit K-9 Satwa, Direktorat Sabhara. Terlebih ada kecenderungan peningkatan aksi unjuk rasa dan kejahatan narkoba.
Demikian antara lain diungkapkan Wakil Kepala Polda Metro Jaya Brigjen (Pol) Suhardi Alius saat apel dan penampilan kemampuan anjing-anjing pelacak milik Polda Metro Jaya, dalam rangkaian acara peringatan Hari Bhayangkara atau hari ulang tahun ke-66 Polri, di halaman parkir Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Sabtu (9/6/2012) pagi.
Menurut Suhardi Alius, Unit K-9 Satwa akan diberdayakan, khususnya untuk mengungkap narkoba di pintu-pintu masuk pelabuhan, selain juga untuk melacak bahan peledak dan aksi terorisme. Anjing-anjing pelacak di unit ini terus dilatih oleh para polisi pawang dan partner kerjanya untuk lebih meningkatkan kemampuan mengendus narkoba dan bahan peledak.
Anjing-anjing pelacak ini juga dilatih ketangkasan lainnya dalam kaitan turun menangani dan menjaga kamtibmas. Bagi masyarakat yang memelihara anjing jenis tertentu, yang ingin satwa kesayangannya itu dilatih sebagai anjing pelacak atau ketangkasan lainnya sebagai anjing penjaga, polisi pawang pada Unit K-9 ini juga dapat membantu untuk pelatihannya. "Pelatihannya itu sekitar sembilan bulan," kata Alius.
Anjing-anjing milik warga itu juga nantinya akan membantu polisi di tempat-tempat rawan kejahatan. Dengan demikian, ini merupakan bentuk keterlibatan dan tanggung jawab masyarakat soal kamtibmas di lingkungannya masing-masing. "Selama ini kan anjing pelacak ada di pintu hotel-hotel, nanti kita berdayakan di tempat rawan-rawan kejahatan. Juga bisa membantu dalam pengamanan pada unjuk rasa," katanya.
Pada acara tadi pagi, ditampilkan atraksi kemampuan anjing-anjing pelacak milik Unit K-9 dalam bertugas, antara lain simulasi melacak narkoba dalam paket-paket kardus, yang di-setting sebagai barang bawaan penumpang kapal. Di akhir acara, puluhan anjing dengan berbagai jenis langsung melakukan parade yang dibawa langsung polisi pawangnya, diikuti barisan warga Jakarta dengan anjing-anjing terlatih mereka.