Sabtu, 25 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 25 Mei 2013 | 21:17 WIB
Foke Berterima Kasih Kumisnya Ikut Dipopulerkan
Penulis : Ali Sobri | Sabtu, 9 Juni 2012 | 17:24 WIB
|
Share:
Foke Berterima Kasih Kumisnya Ikut Dipopulerkan KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menyatakan pasangan pesaingnya dalam Pemilukada DKI Jakarta 2012 justru ikut mempopulerkan dirinya. Pernyataan tersebut dikatakan sehubungan dengan slogan salah satu pasangan calon yang menyertakan simbol yang terkait erat dengan dirinya.

"Sampaikan terima kasih saya untuk Pak Hendardji yang sudah mempopulerkan kumis saya," ujar Fauzi di acara Festival Palang Pintu, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu, (9/6/2012).

Berbeda dengan reaksi sebelumnya yang terkesan lepas kontrol saat dimintai pendapatnya seputar slogan "Berantas Berkumis" dari pasangan Hendardji-Riza Patria, Jawaban Fauzi kali ini lebih luwes dan santai. Ia menjelaskan sapaan 'Bang Kumis' sudah lama dilekatkan pada dirinya. Karena itu, penggunaan slogan tersebut sama artinya dengan mempopulerkan namanya.

Calon gubernur bernomor urut 1 enggan menanggapi soal proses hukum terkait timnya dan tim Hendardji-Riza. Ia juga mengungkapkan keengganannya untuk berbicara seputar isu berkumis ini. "Eh saya itu pakai kumis sudah sejak lama. Saya harap tidak perlu lagi menanyakan hal kumis lagi," ujar Foke saat ditanyai seputar pelanggaran kampanye.

Polemik sempat muncul antarkedua kubu lantaran penggunaan slogan "Berantas Berkumis" oleh tim Hendardji-Riza Patria. Reaksi keras sempat dinyatakan tim sukses Foke-Nara lantaran slogan tersebut dianggap menyinggung calon nomor urut 1 yang kerap diidentikkan dengan kumis.

Sementara kubu pasangan dari jalur independen sendiri memaknai slogan tersebut dengan program revitalisasi kondisi Jakarta yang berantakan, kumuh, dan miskin. Masalah ini sempat dilaporkan ke Panwaslu DKI. Namun, langkah mediasi yang dilakukan Panwaslu belum membuahkan hasil.

Editor :
Erlangga Djumena