Sabtu, 25 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 25 Mei 2013 | 22:27 WIB
Siapa Pun Gubernurnya Harus Paham Budaya Betawi!
Penulis : Riana Afifah | Sabtu, 9 Juni 2012 | 18:20 WIB
|
Share:
Siapa Pun Gubernurnya Harus Paham Budaya Betawi! KOMPAS/LASTI KURNIA Ilustrasi.

JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk meramaikan perayaan HUT ke-485 DKI Jakarta, Festival Palang Pintu kembali diselenggarakan di kawasan Kemang. Penyelenggaraan festival memiliki tujuan pelestarian budaya Betawi di tengah Jakarta yang kian modern.

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengucapkan terima kasih kepada warga Kemang, khususnya Komunitas Sanggar Manggar Kelapa. Dengan adanya festival tahunan ini, warga Jakarta tidak akan melupakan adat budayanya, yaitu adat budaya Betawi yang merupakan ciri dari Jakarta.

"Jadi siapa pun yang pengin jadi gubernur Jakarta kalau enggak tau budaya Betawi, ya enggak akan jadi pemimpin yang amanah," kata Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, saat Festival Palang Pintu VII di Kemang, Jakarta, Sabtu (9/6/2012).

Ia menjelaskan bahwa pemimpin Jakarta sudah semestinya memahami budaya dan kearifan lokal. Tidak hanya itu, pemimpin juga harus memiliki tanggung jawab terhadap warganya untuk menyebarkan semangat agar budaya Betawi terus bertumbuh kembang.

Untuk itu, ia merasa senang melihat penyelenggaraan festival semakin meningkat dan animo warga juga membesar. "Saya merasa berkah karena penyelenggaraannya terus meningkat. Dulu cuma di lapangan aja. Sekarang udah jadi bagian dari wilayah Kemang dan ditunggu oleh warga Kemang," ungkap Foke.

Pada Festival Palang Pintu kali ini, ditawarkan buku pantun yang diluncurkan oleh Komunitas Sanggar Manggar Kelapa, demikian juga sejumlah kuliner Betawi, seperti kerak telor dan dodol.

Editor :
Erlangga Djumena