Senin, 20 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 20 Mei 2013 | 11:34 WIB
Foto: Aksi Buruh di Depan Kedubes Jerman dan Inggris
Penulis : Vitalis Yogi Trisna | Senin, 11 Juni 2012 | 15:19 WIB
|
Share:
Foto: Aksi Buruh di Depan Kedubes Jerman dan Inggris KOMPAS.COM/VITALIS YOGI TRISNA Buruh yang tergabung dalam SIBUK (Solidaritas Indonesia Untuk Buruh Kizone) melakukan aksi di depan Kedutaan Besar Inggris, Jakarta, Senin (11/6/2012). Mereka meminta bantuan pemerintah Jerman dan Inggris agar mendesak Adidas membayarkan pesangon kepada buruh PT. Kizone Internasional.
Foto:

JAKARTA, KOMPAS.com - Buruh yang tergabung dalam SIBUK (Solidaritas Indonesia Untuk Buruh Kizone) melakukan unjuk rasa di depan Kedubes (Kedutaan Besar) Jerman, Inggris dan menutup aksi di depan Bundaran Hotel Indonesia. Pada aksi ini mereka menyerukan tuntutan pesangon dari PT. Kizone International.

"Melalui aksi di depan kedubes Jerman dan Inggris, kami berharap mereka mau membantu kami mendesak Adidas membayar pesangon para buruh," ujar Aslam Hidayat, koordinator demonstrasi ketika ditemui usai aksi, Jakarta, Senin (11/6/2012).

PT. Kizone International sendiri merupakan perusahaan asal Korea Selatan yang mengerjakan order dari Adidas dan Nike. Namun terhitung mulai Februari 2010, perusahaan ini ditinggal oleh pemiliknya.

Selanjutnya Pengadilan Negeri Niaga, Jakarta Pusat memutuskan bahwa pekerja berhak mendapatkan pesangon. Tapi putusan tersebut dikasasi oleh Bank SBI dan hingga sekarang masih mengambang di Mahkamah Agung.

Lalu mengapa hanya Adidas yang dituntut bertanggung jawab? Menurut pengunjuk rasa, Nike sudah membayarkan 1 juta USD sementara Adidas yang berkewajiban membayarkan 1,8 juta USD belum melakukan pembayaran. "Adidas mampu menjadi sponsor Olimpiade London 2012, tapi kenapa mereka menggantung nasib buruh," tegas Hidayat.

Editor :
A. Wisnubrata