JAKARTA, KOMPAS.com - Bayi laki-laki yang belum lama ini diketemukan warga di jalan Perintis Komplek Migas RT 009 RW 01, Kelurahan Joglo, Kembangan, Jakarta Barat, pada Minggu (10/6/2012) menjadi rebutan warga yang berniat mengadopsinya. Pihak kepolisian Kelurahan Joglo, setidaknya mencatat sudah ada 16 warga yang berminat menjadi calon orangtua asuh bayi tersebut.
"Aturan resminya, mengadopsi anak tersebut akan diurus pihak Dinas Sosial, bukan ditangani oleh pihak kami (Kepolisian Sektor Kembangan.red)," kata Aipda Eko, Binmas Polsek Kelurahan Joglo kepada Kompas.com, Selasa (13/5/2012) sore saat memantau keadaan bayi seberat 20 kg tersebut..
Eko menegaskan, pihaknya hanya akan mengurusi kasus hukum dan membantu pihak kepolisian dalam mencari pelaku dan saksi penelantaran bayi tersebut. "Polisi mencari informasi dari warga sekitar dan mencari siapa pelaku yang telah melanggar Undang-undang Perlindungan Anak tersebut," katanya.
Sampai saat ini polisi telah mengumpulkan tiga saksi, namun pihaknya belum memverifikasi data yang diuatakan ketiga saksi soal dua orang yang dicurigasi warga sebagai ayah dan ibu bayi laki-laki tersebut.
Sebelumnya diberitakan, bayi laki-laki yang diperkirakan berusia satu minggu ditemukan Maulana Baktiar (38), warga Komplek Migas No.52 RT.009, RW 01, Kelurahan Joglo, Kembangan, Jakarta Barat. Ia mengatakan, bayi tersebut tergeletak di pinggir jalan dekat tempat sampah dan selokan.
Bayi laki-laki tersebut hanya mengenakan popok dan di sampingnya terdapat dua kantong plastik merah, satu berisi popok dan selimut bayi, satunya lagi terdapat alat mandi dan sekaleng susu bubuk bayi.
Sampai saat ini, bayi tersebut dalam perawatan Bidan Ningsih di Rumah Sakit Bersalin Kelurahan Joglo, di jalan Murni RT 16 RW 02, Joglo Raya, Kembangan, Jakarta Barat.

