Rabu, 30 Juli 2014

News / Megapolitan

Perusahaan Investasi di Depok Diduga Tipu 10.000 Orang

Rabu, 13 Juni 2012 | 13:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Kota Depok telah menerima laporan lima orang korban investasi bodong yang dilakukan PT Gemilang Reksa Jaya (GRJ) di Grand Depok City (GDC) Blok B/5-6 Kompleks Kota Kembang, Depok. Polisi menduga, korban lebih dari itu lantaran investor yang tercatat mencapai lebih dari 10.000 orang.

Demikian diungkapkan Kepala Polres Kota Depok, Komisaris Besar Mulyadi Kaharni, Rabu (13/6/2012), di Mapolda Metro Jaya. "Kemarin sudah menerima laporan dari korban-korban. Tapi yang baru diperiksa dua orang," kata Mulyadi.

Dari dua orang tersebut, polisi mengetahui bahwa PT GRJ tidak membayarkan bonus sesuai dengan komitmen awal. Kepada para calon investor, agen PT GRJ menawarkan paket investasi beragam dengan nilai antara Rp 1 juta dan Rp 10 juta. Tawaran keuntungan yang ditawarkan pun cukup menggiurkan dan diberikan berdasarkan hitungan 100 hari kerja.

"Salah seorang korban yang merupakan mahasiswa di Tangerang berinvestasi Rp 10 juta. Dan dijanjikan bonusnya akan diberikan akhir Mei menjadi Rp 23 juta, tapi tidak juga diberikan," ujar Mulyadi.

Seluruh dana investasi, dijanjikan akan disalurkan untuk bisnis perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan juga ayam potong. Tetapi, lagi-lagi janji tinggallah janji. Saat para korban berusaha menghubungi kantor PT GRJ, ternyata sudah tidak bisa lagi dihubungi. Ketika para korban mendatangi kantor itu, aktivitas perusahaan pun ternyata sudah terhenti sejak bulan Februari 2012. Mulyadi mengimbau agar masyarakat segera melapor ke kepolisian.

"Kami meminta warga yang merasa dirugikan untuk segera melapor. Tidak perlu takut," kata Mulyadi.

Permasalahan selama ini, papar Mulyadi, adalah ketakutan masyarakat uangnya hilang begitu melapor polisi.

"Sekarang siapa yang perlu dipercaya. Mau kasus ini tuntas atau tidak, makanya kami meminta melapor karena para nasabahnya ini bahkan ada di Ujung Pandang, Kalimantan, Tangerang, Jakarta, dan juga Depok. Sudah sampai 10.000 orang investor di PT GRJ ini," kata Mulyadi.


Penulis: Sabrina Asril
Editor : Hertanto Soebijoto