Minggu, 26 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 26 Mei 2013 | 14:51 WIB
Timses Harus Beritahukan Lokasi Kampanye H-7 ke Polisi
Penulis : Sabrina Asril | Kamis, 14 Juni 2012 | 08:57 WIB
|
Share:
Timses Harus Beritahukan Lokasi Kampanye H-7 ke Polisi KOMPAS/LASTI KURNIA Ilustrasi: Spanduk kampanye dari sejumlah pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta digantung di tembok jalan masuk ke Kompleks Departemen Agama, Daan Mogot, Jakarta, Senin (11/6/2012).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Metro Jaya akan memimpin pengamanan pelaksanaan kampanye Pilkada DKI Jakarta yang akan dimulai pada tanggal 24 Juni-7 Juli 2012 mendatang. Untuk melancarkan proses pengamanan kegiatan, tim sukses (timses) setiap pasangan calon harus memberitahukan lokasi kampanye H-7 pelaksanaan.

Demikian diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, Kamis (14/6/2012), di Jakarta. "Kami sudah lakukan sosialisasi kemarin itu terkait dengan sosialisasi Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) yang maksudnya jika mereka ingin kampanye sesuai jadwal haru memberitahukan H-7," ucap Rikwanto.

Surat pemberitahuan itu terdiri dari tentang lokasi kampanye, jenis kegiatan, estimasi massa yang hadir, rute konvoi, dan siapa saja yang menjadi juru kampanye. Jika juru kampanye tingkat nasional, maka timses harus melaporkannya ke Polda Metro Jaya. Jika jurkam tingkat kabupaten, maka ke Polres tiap wilayah.

Polisi juga akan mempertimbangkan kedekatan lokasi kampanye antara satu pasang calon satu dengan lainnya. Hal ini untuk mengantisipasi benturan massa yang terjadi di lapangan. "Dari situ akan diperkirakan potensi kerawananan yang akan timbul dan akan terlihat jumlah personil pengamanan yang akan diturunkan nantinya," ujar Rikwanto.

Polisi nantinya akan mengumumkan jumlah personil yang diturunkan disesuaikan dengan kegiatan yang dilakukan pada H-3 hari pelaksanaan.

Untuk Pilkada DKI tahun ini, polisi menggelar operasi "Mantap Praja 2012". Di dalam operasi itu, pasukan pengamanan gabungan yang disiagakan mencapai 40.356 personil. Jumlah itu terdiri dari 3.303 personil Polda Metro Jaya, 5.899 personil Polres, 700 personel TNI, 10 personel Mabes Polri, dan 30.444 personel pengamanan di bawah Pemprov DKI Jakarta.

Editor :
Kistyarini