Minggu, 26 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 26 Mei 2013 | 00:25 WIB
Slogan "Berkumis" Akan Terus Eksis
Penulis : Kurnia Sari Aziza | Kamis, 14 Juni 2012 | 18:16 WIB
|
Share:
Slogan "Berkumis" Akan Terus Eksis KOMPAS/WISNU WIDIANTORO Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Nomor 2 Hendardji Soepandji (kanan), A Riza Patria

JAKARTA, KOMPAS.com - Kontroversi slogan Jakarta Berkumis (berantakan, kumuh, miskin) yang dilontarkan oleh pasangan Hendardji Soepandji-Ahmad Riza Patria masih berlanjut. Mediasi yang dilakukan Panita Pengawas Pemilu DKI Jakarta (Panwaslu DKI Jakarta) hari ini pun menemui jalan buntu.

"Substansi dari pertemuan ini apa? Dasar tuntutan tim kampanye Foke tidak jelas, mereka yang menuntut tidak mengatasnamakan tim kampanye tapi hanya atas nama segelintir organisasi. Hanya ada surat gugatan dari LSM," ujar Ali Anafiah, Tim Advokasi pasangan Hendardji-Riza Patria, di Kantor Panwaslu DKI Jakarta, Gedung Sasana Prasada Karya, Jakarta, Kamis (14/6/2012).

Ia melanjutkan, slogan "berkumis" ini akan terus dipertahankan. "Berkumis itu tagline, bagian dari jualan tim kampanye saja tidak ada arah untuk melanggar. Pakar bahasa dan iklan yang diundang Panwaslu, kehadiran pakar-pakar tersebut belum bisa berguna," ujarnya.

Ia melanjutkan, tim Fauzi Bowo belum melayangkan surat keberatan kepada tim Hendardji. "Yang merasa keberatan bukan tim sukses tapi LSM pendukung Foke. Panwaslu harus lebih bijak dalam menyelesaikan masalah," lanjutnya.

"Kami mendapatkan tagline 'berkumis' itu dari warga Kalibaru. Mereka mengharapkan Bang Adji untuk melakukan peremajaan Jakarta agar tidak 'berkumis'," pungkasnya.

Editor :
Aloysius Gonsaga Angi Ebo