Minggu, 19 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 19 Mei 2013 | 12:12 WIB
Laporan Kekayaan Jangan Hanya di Jakarta Saja
Penulis : Siti Khoirunisa | Kamis, 14 Juni 2012 | 19:58 WIB
|
Share:
Laporan Kekayaan Jangan Hanya di Jakarta Saja VITALIS YOGI TRISNA Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Didik J Rachbini, mengunjungi warga Kampung Sungai Begong, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (10/6/2012).

JAKARTA, KOMPAS.com - Melakukan verifikasi dan deklarasi harta kekayaan cagub dan cawagub di pilkada seluruh Indonesia, sangat didukung Didik J Rachbini, calon wagub gubernur DKI Jakarta nomor urut empat. "Jangan ada diskriminasi. Pilgub Jakarta, Jatim, Jateng, semua Pilkada harus seperti ini," kata Didik usai acara Penandatanganan Komitmen Berintegritas dan Deklarasi LHKPN Cagub dan Cawagub DKI Jakarta Periode 2012-2017, Kamis (14/6/2012).

Didik tidak merasa resah atas adanya deklarasi harta kekayaannya. "Oh nggak. Ini bagus. Tidak ada keresahan, tapi tidak boleh ada diskriminasi. Ini bagus, dan tadi sudah diumumkan, kan. Justru harus semua daerah melakukan ini," kata Didik.

Didik merasa senang dan lebih transparan dengan adanya deklarasi harta kekayaan cagub dan cawagub. "Jika ke depannya banyak penyimpangan yang terjadi, artinya KPK tidak berhasil. Masih banyak kepemimpinan daerah menyimpang," katanya.

Saat ditanya tentang kelayakan penambahan kekayaan masing-masing cagub dan cawagub, Didik menyerahkan hal itu kepada KPK. "Jadi, tanya pada tim verifikasi kekayaannya. Kalau saya kan dari 2006 dan melaporkan lagi tahun 2012. Jadi bertambah 2-3 miliar selama 12 tahun. Kalau yang lain saya nggak tahu," ucap Didik sambil menuju ke mobilnya.

Deklarasi harta kekayaan cagub dan cawagub merupakan program KPK dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Rencananya, KPK akan memberlakukan sistem ini di semua pilkada. Jakarta adalah kota pertama yang melaksanakan deklarasi harta kekayaan cagub dan cawagub.

Editor :
I Made Asdhiana