Minggu, 26 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 26 Mei 2013 | 14:03 WIB
Inilah Mekanisme Debat Publik Cagub-Cawagub
Penulis : Riana Afifah | Sabtu, 16 Juni 2012 | 06:05 WIB
|
Share:
Inilah Mekanisme Debat Publik Cagub-Cawagub MUNDRI WINANTO Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta berfoto bersama memperlihatkan nomor urut yang didapatkannya di acara penentuan dan penetapan nomor pasangan Cagub dan Cawagub Pilkada DKI Jakarta di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Sabtu (12/5/2012). Nomor urut 1 adalah pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, 2 Hendardji-Ahmad Riza, 3 Joko Widodo-Basuki Purnama, 4 Hidayat Nur Wahid-Didik Rachbini, 5 Faisal Basri-Biem Benyamin, dan 6 Alex Noerdin-Nono Sampono.

JAKARTA, KOMPAS.com — Pada 24 Juni mendatang, para calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta akan memaparkan visi dan misinya di hadapan DPRD DKI Jakarta melalui sidang paripurna dan di hadapan publik melalui debat. Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Kampanye KPU Provinsi DKI Jakarta, Suhartono, mengatakan, untuk sidang paripurna akan dilakukan pada pagi hari. Sementara untuk debat kandidat akan dilakukan pada pukul 19.00 WIB di Gran Melia Hotel.

"Untuk acara debat ini, warga Jakarta juga dapat menyaksikannya pada salah satu televisi swasta," kata Suhartono, di Kantor KPU Provinsi DKI Jakarta, Jalan Budi Kemulyaan, Jakarta, Jumat (15/6/2012).

Untuk mekanismenya, debat publik ini akan dibagi menjadi dua segmen. Pertama, masing-masing kandidat akan menyampaikan visi dan misinya dalam waktu 1 menit 30 detik. Selanjutnya, akan ada tiga panelis yang menguji visi dan misi kandidat tersebut.

"Tiap panelis punya waktu 2 menit untuk menguji masing-masing calon. Jadi total waktu per kandidat adalah 7 menit 30 detik," jelas Suhartono.

Untuk segmen kedua, para kandidat akan mengambil undian yang berisi tiga tema besar debat, seperti masalah tata ruang, kesejahteraan rakyat, dan tata kelola pemerintahan. Masing-masing kandidat diberi waktu 1 menit 30 detik untuk menjawab pertanyaan yang diperoleh dari undiannya.

Setelah selesai memaparkan jawabannya, kandidat tersebut akan menerima pertanyaan dari kandidat lain. Untuk sesi tanya jawab antarkandidat ini, KPU Provinsi DKI Jakarta mengatur hanya 2 menit untuk masing-masing kandidat.

"Jadi total waktunya untuk masing-masing kandidat di segmen kedua ini sebanyak 11 menit 30 detik," ungkap Suhartono.

Nantinya, debat kandidat yang akan berlangsung selama dua jam ini akan dipandu Alfito Deanova yang merupakan news anchor TVOne. Debat ini juga akan disiarkan oleh TVOne mengingat stasiun televisi swasta ini yang memenangkan tender.

Editor :
Heru Margianto