Pasangan calon Gubernur DKI Jakarta, Hidayat Nurwahid - Didik J Rachbini.
JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Gubernur DKI Jakarta Hidayat Nur Wahid baru saja tiba dari luar negeri. Tanpa mengenal lelah, ia langsung menyempatkan diri untuk bertemu masyarakat Bima di Jakarta yang telah menanti dia di Hidayat+Didik Center, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu sore.
"Saya baru tiba dari Mekkah, Arab Saudi," kata Hidayat di awal sambutannya, MInggu (17/6/2012).
Kepergian Hidayat ke Mekkah adalah untuk menghadiri pelantikan dirinya sebagai Anggota Rabithah Alam Islami (Moslem World League/Liga Muslim Dunia).
Menurut Hidayat, sebenarnya dia sudah dua bulan lalu diundang untuk pelantikan tersebut. Namun kesibukkannya sebagai Ketua Badan Antar parlemen (BKSAP) DPR membuatnya belum bisa hadir.
Dengan pertimbangan posisi Indonesia di lembaga tersebut sudah lama kosong, Hidayat akhirnya menyempatkan diri untuk menghadiri pelantikan tersebut.
"Terakhir yang menduduki posisi wakil Indonesia adalah Pak Habibie (mantan Presiden). Sebelumnya lagi Pak M. Natsir, mantan Perdana Menteri Indonesia. Jadi posisi ini sudah lama kosong," jelas Hidayat di hadapan masyarakat Bima.
Ratusan anggota Forum Masyarakat Bima di Jakarta (FMBJ) hari ini mendatangi Hidayat+Didik Center. Kehadiran mereka tak lain untuk mendeklarasikan dukungan bagi pemenangan cagub-cawagub bernomor urut 4.
Sebelum Hidayat menyampaikan sambutan, seorang tokoh FMBJ tampil membacakan naskah deklarasi dukungan yang diikuti secara bersama-sama oleh mereka yang hadir.
Dengan adanya dukungan ini, Hidayat+Didik telah mengantongi banyak dukungan kelompok-kelompok masyarakat daerah yang ada di Jakarta.
Sebelumnya, pernyataan dukungan serupa telah disampaikan berbagai perwakilan kelompok masyarakat yang berasal dari Sumatera hingga Papua.
