DEPOK, KOMPAS.com - Guru Sekolah Dasar Negeri Leuwinanggung 01, Kota Depok, diusir dari sekolah mereka. Keluarga yang mengklaim berhak atas tanah sekolah itu, hendak menyegel sekolah.
Mereka meminta agar seluruh guru mengosongkan sekolah sejak pukul 14.00. "Kami diusir, disuruh pergi. Mereka meminta sekolah dikosongkan. Kami terpaksa pergi, padahal kami masih mengerjakan penilaian rapor. Seluruh rapor kami bawa," tutur Oneng Ningsih, Kepala SDN Leuwinanggung 01, Kota Depok, Senin (18/6/2012) di Depok.
Saat ditinggalkan, perangkat belajar-mengajar di sekolah masih banyak. Perangkat yang dimaksud antara lain meja, kursi, komputer dan perangkat lain.
Oneng tetap akan mempersilakan siswanya datang ke sekolah Selasa (19/6/2012) besok. "Arahan dari dinas pendidikan, kami disuruh masuk sekolah," katanya.
Di sekolah ini terdapat 13 guru, lima orang di antaranya pegawai negeri sipil (PNS), sisanya pegawai honor. Adapun jumlah murid dari kelas 1 sampai kelas 6 sebanyak 285 orang.
