Senin, 20 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 20 Mei 2013 | 03:28 WIB
Razia Narkoba, Polisi Bantah Jebak Pengemudi Mobil
Penulis : Sabrina Asril | Selasa, 19 Juni 2012 | 14:31 WIB
|
Share:
Razia Narkoba, Polisi Bantah Jebak Pengemudi Mobil KOMPAS.com/SABRINA ASRIL Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto.

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepolisian Daerah Metro Jaya membantah adanya upaya penjebakan terhadap pengendara mobil bernama Lita Stephanie di Jalan Bangka, Jakarta Selatan, pada Selasa (19/6/2012) dini hari tadi. Polisi memang melakukan operasi Nila Jaya 2012 pada malam tadi sehingga hampir semua mobil yang melintas di jalan itu diberhentikan dan diperiksa polisi.

"Semua mobil yang melintas semuanya diberhentikan karena memang di jalan itu sedang ada razia narkoba dari Polsek Metro Mampang," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Selasa di Mapolda Metro Jaya.

Rikwanto melanjutkan, pada saat diperiksa polisi, Lita memang tampak sangat panik. Awalnya polisi mencurigai tablet di kotak P2K di dalam mobil Lita adalah narkoba. Di sana, kata Rikwanto, Lita semakin panik karena polisi memegang tablet itu dan menanyai soal asal muasal tablet tersebut. Polisi kemudian memeriksa kebenaran tablet itu adalah narkoba atau bukan di apotek dekat lokasi razia.

"Setelah diperiksa ke apotek, ternyata itu hanya obat alergi, bukan narkoba. Pemeriksaan kemudian selesai," ucap Rikwanto.

Namun, karena resah, Lita memanggil adiknya untuk datang ke lokasi. Di lokasi, adik Lita menuturkan dirinya memiliki kenalan perwira polisi di Polda Metro Jaya dan langsung menghubungi orang itu. "Telepon perwira polisi itu juga maksudnya hanya untuk menenangkan. Dia (Lita) juga sudah dilepas polisi," kata Rikwanto.

Rikwanto menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak menjebak Lita dalam razia tadi malam. "Yang ada razia sudah sesuai ketentuan dan, hasilnya, yang bersangkutan tidak ada unsur narkoba," pungkas Rikwanto.

Kabar adanya penjebakan yang dilakukan aparat kepolisian dalam razia narkoba di Jalan Bangka, Kemang, Jakarta Selatan, ini ramai dibicarakan di Twitter.

Mulanya, Lita Stephanie, pemilik akun twitter @LitaStephanie menceritakan pengalaman pahitnya yang hampir dijebak oleh oknum polisi atas kepemilikan narkoba. Di dalam tweet-nya, Lita menturkan bahwa peristiwa ini terjadi pada pukul 01.30 dini hari tadi di Jalan Bangka, Kemang, Jakarta Selatan.

Saat melintas menggunakan mobil, Lita bersama Yasmin tiba-tiba diberhentikan polisi dan diperiksa karena ada razia narkoba. Di dalam pemeriksaan itu, Lita menuturkan bahwa dia dituduh memiliki narkoba dari tablet yang ditemukan di dalam kotak P2K di dalam mobilnya. Saat itu, Lita menuturkan bahwa dia mengalami intimidasi dan dipaksa mengaku bahwa empat tablet itu adalah narkoba miliknya.

Berikut beberapa kutipan tweet yang ditulis Lita di akunnya:

"@redinparis @lisrasukur Nama kaptennya Hanafi bersama provost yang b****** kasar & bentak2 gue. Akan gue proses kok."

"@Denchap iya deenn... Dijebak dong gue, dgn drugs 4 biji di belakang mobil. Gue ngototlah itu bukan."

Editor :
A. Wisnubrata