Kamis, 21 Juni 2012

News

Tim Advokasi Foke-Nara Harapkan Koordinasi "Berkumis"

  • Penulis :
  • Kurnia Sari Aziza
  • Kamis, 21 Juni 2012 | 22:19 WIB
Salah satu halaman internet yang menayangkan "slogan" baru Jakarta Berkumis |

JAKARTA, KOMPAS.com - Polemik slogan "berkumis" milik pasangan calon Gubernur DKI, Hendardji Soepandji-Ahmad Riza Patria mulai menemukan titik terang. Tim advokasi pasangan calon gubernur Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli mengharapkan kesepakatan ini untuk dipatuhi oleh tim kampanye Hendardji-Riza.

"Kami puas atas kesepakatan ini, kami sangat meminta agar keputusan ini dapat dijalankan. Jangan sampai nanti poin-poin tersebut tidak dijalankan," ujar tim advokasi hukum Foke-Nara, Andi Syafrani, di Gedung Sasana Prasada Karya, Jakarta, Kamis (21/6/2012).

"Beberapa poin yang kami tekankan itu adalah, pertama penggunaan kata 'berkumis' tidak boleh berdiri sendiri tanpa ada kepanjangan, jadi sebagaimana akronim dia harus lengkap. 'Berkumis' itu artinya apa.

"Yang kedua adalah tidak boleh ada pembedaan warna, dalam penulisan kata 'berkumis', jadi harus sama atau tidak boleh ada aksentuasi khusus misalnya dibold yang mengindikasikan seakan-akan memiliki arti dan kesan tersendiri.

"Ketiga, kami memberikan penafsiran menyangkut masalah 'berkumis' ini bukan sekadar kata benda tapi menyangkut pada subjek," katanya.

Tim advokasi Foke-Nara juga menegaskan jangan sampai ada kampanye yang mengarah kepada identitas subjek lainnya. "Ketika menyampaikan yel-yel juga tidak boleh diperagakan seolah-olah itu adalah seseorang karena ini bicara visi misi sesuatu yang abstrak. Tidak boleh mereka menyampaikan 'berkumis' misalnya dengan memperagakan seorang ada kumisnya, sampai pada penyampaiannya pun jangan sampai itu mengarah kepada subjek atau fisik," tegasnya.

Ia melanjutkan, Foke telah menyampaikan pesan agar jangan sampai permasalahan ini menghambat proses Pilkada. "Pak Foke sebagai tim, beliau berpesan secara pribadi memang merasa keberatan dengan penggunaan istilah tersebut. Namun, sebagai seorang pemimpin, beliau mengingatkan tidak ingin menghalangi proses Pilkada yang sudah berjalan dan menyerahkan semua keputusan kepada mekanisme yang telah ditetapkan," katanya.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, slogan "Jakarta Jangan Berkumis Lagi" yang diangkat oleh pasangan calon Hendardji-Riza mengundang reaksi dari pendukung pasangan calon Foke-Nara. Panwaslu sendiri telah melaksanakan mediasi sampai yang keempat kalinya demi mencegah terjadinya konflik berkelanjutan saat kampanye berlangsung.

Editor : Aloysius Gonsaga Angi Ebo
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Pilkada DKI 2012 - Berita
[x] close