Minggu, 26 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 26 Mei 2013 | 03:37 WIB
Di Hari Ulang Tahun, Kapolda Metro Berharap Jakarta Aman dan Berakhlak
Penulis : Sabrina Asril | Jumat, 22 Juni 2012 | 19:22 WIB
|
Share:
Di Hari Ulang Tahun, Kapolda Metro Berharap Jakarta Aman dan Berakhlak KOMPAS/WISNU WIDIANTORO Kepala Polda Metro Jaya Irjen Untung Suharsono Rajab.

JAKARTA, KOMPAS.com - Jakarta merayakan hari jadinya pada tanggal 22 Juni 2012, tepat hari ini. Di hari jadi Ibukota negara itu, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Untung Suharsono Rajab mempunyai harapan agar Jakarta aman.

"Saya Kapolda Metro Jaya mengucapkan kepada para penduduk Jakarta selamat ulang tahun Jakarta. Semoga Jakarta damai, aman, dan tertib," ungkap Untung, Jumat (22/6/2012), di Mapolda Metro Jaya.

Selaku pemegang kendali tertinggi keamanan Jakarta, Untung menginginkan agar warga Jakarta bisa berlaku sesuai aturan dan tetap menjaga akhlak dalam bersosialisasi. Dengan demikian, perselisihan dan konflik bisa diredam.

"Semoga saja kita semua bisa lebih produktif dalam hidup ini," tambah Untung.

Persoalan keamanan di Jakarta saat ini memang tidak bisa dikatakan tuntas 100 persen. Pasalnya, setiap hari ada saja kasus kejahatan jalanan yang kerap dianggap remeh namun sangat meresahkan masyarakat, seperti penjambretan, premanisme, hingga perampokan.

Aksi perampokan beberapa hari terakhir mewarnai pemberitaan media massa. Aksi perampokan tercatat terjadi di tiga tempat di wilayah Jakarta Timur dalam selang waktu satu malam.

Perampokan pertama terjadi di Alfamart, Jalan Pahlawan Revolusi, Klender, Jakarta Timur, pada Minggu (17/6/2012) dini hari. Pelaku yang berjumlah empat orang menggunakan masker dan membawa senjata api serta senjata tajam berhasil menjarah uang tunai sebanyak Rp 30 juta yang tersimpan di dalam brankas dan meja kasir.

Selang satu malam, kawanan perampok bersenjata tajam kembali beraksi di minimarket Alfamart Dewi Sartika, Jakarta Timur, Senin (18/6/2012) dini hari sekitar pukul 01.20. Dalam peristiwa ini uang di brankas senilai Rp 20 juta raib digasak pelaku yang berjumlah lima orang.

Hanya berselang satu jam kemudian, sebuah minimarket Alfamart di Jalan Wijaya Kusuma, Duren Sawit, pun dijarah tiga orang perampok. Modusnya hampir serupa, membawa senjata, dan mengancam karyawan toko lalu melumpuhkannya. Seusai melumpuhkan karyawan toko, pelaku pun meminta agar brankas dibuka dan menjarah isi brankas. Uang hasil penjualan sebesar Rp 65 juta yang ada di dalam brankas pun dijarah habis oleh pelaku.

Di hari yang sama, perampokan juga terjadi di depan KCP Bank Mandiri, Jalan Pramuka, kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawa Lumbu, Kota Bekasi. Korban yakni Abdul Roshid hendak menyetorkan uang Rp 300 juta ke Bank Mandiri.

Saat tiba di lokasi dan turun dari mobil, tas berisi uang langsung diambil pelaku. Sementara tangan kanan Abdul Roshid juga sempat dibacok pelaku. Pelaku yang berjumlah enam orang langsung pergi melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Dengan adanya kejadian-kejadian seperti ini, polisi mengimbau agar masyarakat tetap waspada. Aparat kepolisian pun sudah disebar di berbagai titik dan meningkatkan patroli di objek-objek yang rawan aksi perampokan.

Editor :
Aloysius Gonsaga Angi Ebo