Selasa, 21 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 21 Mei 2013 | 02:43 WIB
Perampok Berpistol Satroni Panti Pijat Otista
Penulis : Fabian Januarius Kuwado | Jumat, 22 Juni 2012 | 19:58 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Aksi nekat para perampok bersenjata api kembali terjadi di Ibu Kota. Belum reda aksi perampokan di minimarket 24 jam, kini aksi serupa melanda panti pijat di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.

Perampokan tersebut terjadi di Panti Pijat Rejeki, Jalan Otista Raya RT 01/RW 15. Pelaku yang membawa senjata api berhasil membawa satu sepeda motor dan sebuah ponsel.

Menurut Malik (16), salah satu karyawan yang juga menjadi korban, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (22/6/2012) pukul 18.45. Malik dan rekannya, Abdulah (28), tengah berada di balik meja resepsionis. Pelaku yang berjumlah empat orang datang menggunakan dua motor jenis Honda Supra Fit.

"Ada yang masuk dua. Satunya baca-baca, satunya di depan. Ditanya, 'Mau minum, Pak?' 'Enggak, saya lihat-lihat dulu," kata Malik menirukan jawaban pelaku beberapa saat setelah kejadian.

Ia mengatakan, kedua pelaku itu menggunakan helm half face. Dua orang lainnya menunggu di depan panti pijat. Saat itu, Malik sempat melihat salah satu dari dua pelaku yang berada di pinggir jalan sedang mengutak-utik motor Kawasaki Ninja berwarna hijau milik salah seorang pengunjung. Namun, belum sempat ia menanyakan maksud aksi tersebut, dua pelaku yang berada di dalam langsung menodongkan senjata ke kepalanya.

"Dia nunjukin pistol ke kepala saya. Pistolnya ada lubang pelurunya bunder. Dua-duanya yang di dalam bawa pistol. Kita disuruh diam. Kalau enggak diam, mau ditembak katanya," lanjutnya.

Abdulah mengatakan, ia sempat berusaha mencuri pandang ke arah luar, tetapi pelaku langsung memukul kepala korban sebanyak tiga kali. Karena takut pelaku nekat, ia pun mengurungkan niatnya dan pasrah dengan apa yang terjadi.

Pelaku berhasil mengambil sepeda motor Kawasaki Ninja berwarna hijau dengan nomor polisi B 3133 KXZ milik Ardiansyah Dodi (27), salah seorang pengunjung panti pijat. Tak hanya itu, ponsel Nokia tipe N-Gage milik Malik pun dirampas pelaku.

Pelaku beraksi sekitar 15 menit dan berhasil kabur ke arah Kampung Melayu. Abdul, Malik, dan Ardiansyah sebagai korban pun melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Jatinegara.

Editor :
Laksono Hari W