Kamis, 23 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 23 Mei 2013 | 23:04 WIB
Jokowi: Kartu Sehat Bisa di RS, Puskesmas, dan Poliklinik
Penulis : Hidayatul Fajri | Selasa, 26 Juni 2012 | 20:09 WIB
|
Share:
Jokowi: Kartu Sehat Bisa di RS, Puskesmas, dan Poliklinik KOMPAS/WISNU WIDIANTORO Calon Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo disambut warga saat berkunjung ke pemukiman padat penduduk di Jalan Baladewa Kiri, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Senin (25/6/2012). Hari itu, Joko Widodo mengisi jadwal kampanyenya dengan mendatangi kampung-kampung di Jakarta Pusat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kartu Jakarta Sehat yang diandalkan pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi)- Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bisa digunakan di rumah sakit negeri/swasta, puskesmas, dan poliklinik. Hal tersebut diungkapkan Jokowi saat berkampanye di Wisma Mayora, Jalan Musik Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (26/6/2012).

"Nanti semuanya harus pegang Kartu Jakarta Sehat. Bisa dipakai ke rumah sakit negeri atau swasta, puskesmas, poliklinik," ujarnya.

Jokowi mengatakan, biaya pengobatan dengan kartu tersebut ditanggung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Yang bayar pemerintah DKI Jakarta, karena anggarannya ada Rp 800 miliar," katanya.

Namun, Jokowi menjelaskan, yang terpenting adalah pengaturan sistemnya. "Tapi kalo enggak dibikin sistemnya, uangnya enggak jelas kemana," katanya.

Hari ini, Selasa (26/6/2012), pasangan nomor urut 3 tersebut berkampanye di Jakarta Utara. Mereka mengusung program Jakarta sehat, Jakarta pintar, dan transparansi anggaran.

Editor :
I Made Asdhiana